Padang – Semen Padang Hospital (SPH) fokus tingkatkan kemampuan tenaga medis dalam menghadapi kondisi darurat melalui Seminar Kebidanan yang digelar pada Jumat (19/7/2025). Seminar yang mengangkat tema Tatalaksana Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatus ini diadakan di ruang pertemuan SPH.

Menurut General Manager Marketing and Corporate Communication SPH, dr. Dilla Putri Ellysa, seminar ini menjadi wadah penting untuk membahas penanganan cepat dan tepat dalam kondisi darurat yang melibatkan ibu hamil dan bayi baru lahir. Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam bagi tenaga medis, terutama dalam momen-momen kritis yang menentukan keselamatan ibu dan bayi.

“Topik ini sangat penting karena dalam praktik kebidanan, kegawatdaruratan bisa terjadi kapan saja. Maka diperlukan respon cepat, tepat, dan terlatih dari seluruh tim medis. Seminar ini menjadi upaya kami membekali tenaga kesehatan agar mampu menangani kondisi tersebut secara optimal,” ungkap dr. Dilla.

Seminar ini dihadiri oleh tenaga kesehatan dari berbagai unit pelayanan di SPH, serta perwakilan dari instansi kesehatan lain. Narasumber yang hadir adalah dr. Yoshida Nazar, Sp.OG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi) dan dr. Dhina Lydia Lestari, Sp.A, M.Biomed (Spesialis Anak), yang berbagi pengalaman serta penanganan terkini dalam kondisi kegawatdaruratan obstetri dan neonatus.

dr. Dilla menambahkan, topik ini sangat strategis bagi SPH karena berhubungan langsung dengan keselamatan dua nyawa sekaligus. Pelatihan dan pembekalan menjadi langkah preventif yang esensial, karena tatalaksana yang kurang tepat dapat menyebabkan komplikasi berat bahkan kematian.

“Harapannya, setelah seminar pada Jumat (19/7/2025) ini seluruh tenaga medis bisa menerapkan pengetahuan yang didapat untuk memberikan layanan terbaik, terutama dalam situasi gawat darurat,” tutur dr. Dilla.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen SPH dalam terus meningkatkan mutu layanan kesehatan ibu dan anak di Sumatera Barat dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *