Agam – Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di Kelok 14, ruas jalan Kelok 44 Maninjau, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (15/8/2025) malam. Insiden ini menyebabkan terganggunya arus lalu lintas dari Bukittinggi menuju Maninjau.

Bus dengan nomor polisi B 2057 XAO itu terperosok akibat roda belakang sebelah kiri masuk ke lubang jalan di tikungan tajam. Kondisi jalan yang licin akibat hujan lebat diduga kuat menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut. Kendaraan roda empat dan roda dua masih dapat melintas dengan sistem buka tutup, namun kendaraan besar seperti bus dan truk belum bisa melewati jalur tersebut.

Kasatlantas Polres Agam, AKP Irwandi, mengatakan, pihaknya masih menunggu kedatangan mobil derek untuk proses evakuasi bus hingga Sabtu (16/8/2025) pagi. “Kami masih menunggu mobil derek untuk mengevakuasi bus tersebut. Belum dapat dipastikan apakah ada korban jiwa atau tidak,” kata Irwandi saat dihubungi Jumat (15/8/2025).

Sejumlah warga menilai, jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat itu minim rambu-rambu pembatas jenis kendaraan. Selain itu, bibir aspal yang dekat dengan tebing serta lubang yang cukup dalam di lokasi tikungan memperbesar risiko kecelakaan.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada malam kejadian juga mengurangi jarak pandang pengemudi. Akibatnya, lalu lintas sempat macet panjang di Kelok 14, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan di jalur berliku menuju Danau Maninjau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *