Jakarta – Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, yang sebelumnya dikenal dengan nama Liga 1, kini resmi berganti nama menjadi Super League. Perubahan ini diumumkan dalam acara peluncuran yang digelar oleh Operator Liga Indonesia, I.League, bersama PSSI dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Transformasi menyeluruh sepak bola nasional ini ditandai dengan hadirnya wajah baru kompetisi. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa kerja sama antara operator dan BRI kembali terjalin untuk musim keenam.

Ferry Paulus menuturkan, diskusi sempat berlangsung alot sebelum akhirnya kesepakatan tercapai. “Diskusi sempat alot, tapi alhamdulillah kami bisa teken kerja sama dengan asas saling menguntungkan,” ujarnya pada Minggu (3/8/2025). Ia menambahkan, “Ini bukan sekadar perubahan nama dan logo, tapi langkah besar menuju transparansi dan profesionalisme di sepak bola kita.”

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyambut baik kelanjutan kerja sama ini. Menurutnya, Super League mencerminkan semangat baru dalam pembinaan sepak bola nasional.

“Hari ini menandai babak baru sepak bola nasional,” kata Hery Gunardi pada Minggu (3/8/2025). “Super League menunjukkan arah kompetisi yang lebih kompetitif, profesional, dan memberi dampak positif.”

Pertandingan perdana Super League 2025/2026 akan mempertemukan Borneo FC melawan tim promosi, Bhayangkara Presisi, di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat (8/8/2025) pukul 15.30 WIB.

Upacara pembukaan resmi akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, yang dilanjutkan dengan pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta pada pukul 19.00 WIB.

Super League musim ini akan diikuti oleh 18 klub, termasuk dua tim promosi dari Liga 2, yaitu Bhayangkara Presisi dan PSIM Yogyakarta.

Seluruh pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui platform berbayar Vidio, Indosiar, Nex Parabola, dan Sin Po TV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *