Padang – Semen Padang FC resmi mengakhiri kerjasama dengan salah satu legendanya, Hengki Ardiles. Manajemen klub berjuluk Kabau Sirah itu memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Hengki sebagai asisten pelatih dalam menghadapi kompetisi Super League 2025/2026.

Hengki Ardiles mengumumkan perpisahannya melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengunggah logo klub dan menuliskan, “terima kasih Semen Padang FC”.

Saat dikonfirmasi terkait postingan tersebut, Hengki membenarkan kabar tersebut pada Jumat (11/05/2025). Ia mengaku bahwa kontraknya memang tidak diperpanjang oleh manajemen Semen Padang FC. “Iya, tadi malam baru di WhatsApp manajer bahwa tidak lanjut,” ujarnya.

CEO Semen Padang FC, Win Bernadino menjelaskan bahwa kontrak Hengki sebagai asisten pelatih telah berakhir. Ia menambahkan bahwa penentuan staf kepelatihan untuk musim baru akan ditentukan oleh pelatih kepala, Eduardo Almeida. “Staff kepelatihan ditentukan head coach. Yang penting bagi kita, coach team harus solid,” katanya pada Jumat (11/05/2025).

Hengki Ardiles, yang memiliki Lisensi A AFC, memulai karir kepelatihannya di Semen Padang FC pada tahun 2019. Saat itu, ia ditunjuk sebagai asisten pelatih Semen Padang FC U-20.

Karirnya berlanjut sebagai asisten pelatih tim utama Semen Padang FC untuk Liga 2 musim 2022, mendampingi Delfi Adri sebagai pelatih kepala. Pria kelahiran Padang Panjang pada 20 Mei 1981 ini juga sempat menjabat sebagai pelatih interim setelah manajemen memutus kontrak Hendri Susilo pada 2024. Ia sempat memimpin skuat Kabau Sirah pada Liga 1 2024/2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *