Jakarta Utara – Arah kebijakan pengembangan kerajinan nasional menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2025. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Dharmasraya, Rafnelly Rafki Marlon, dan digelar di Krakatau Ballroom, Hotel Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara.

Rakernas pada Jumat (27/6/2025) dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, dan diikuti oleh perwakilan Dekranasda seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia secara hybrid.

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, menyampaikan pemaparan mengenai strategi pembinaan perajin, peningkatan kualitas produk, serta penguatan jejaring pemasaran kerajinan daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

Agenda Rakernas meliputi pemaparan rencana kerja Dekranas 2025-2029 oleh Sekretaris Jenderal Dekranas, Reni Yanita, penyerahan Dekranas Award kepada daerah berprestasi, serta peragaan wastra daerah berbagai provinsi.

Diskusi panel menghadirkan pejabat Kementerian Dalam Negeri yang menekankan pentingnya pembinaan perajin, penguatan promosi, dan strategi inovasi dalam pengembangan kerajinan daerah agar mampu berdaya saing secara nasional dan internasional.

Rafnelly Rafki Marlon mengungkapkan, forum tersebut menjadi sarana penting untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan memperkuat strategi pengembangan potensi kriya dan wastra khas Dharmasraya. “Forum ini menjadi sarana penting memperluas jejaring, berbagi pengalaman dan memperkuat strategi pengembangan potensi kriya dan wastra khas Dharmasraya,” ungkapnya pada Jumat (27/6/2025).

Rafnelly menambahkan, Dharmasraya memiliki kekayaan kerajinan daerah yang perlu ditonjolkan secara nasional. Melalui Rakernas ini, diharapkan dapat dibangun kolaborasi antar daerah untuk mengangkat produk lokal menjadi lebih dikenal luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *