Padang – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang tunjukkan kepedulian terhadap mantan karyawan yang menjadi korban kebakaran dengan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, kepada Herman, seorang pensiunan yang rumahnya ludes dilalap api beberapa waktu lalu.
Hendra Pebrizal menyampaikan, kedatangannya bersama sejumlah manajer Perumda AM Padang pada Jumat (11/7/2025) adalah untuk memberikan dukungan moral. “Kami datang untuk memberikan dukungan moral dan membantu mempercepat proses pembangunan kembali rumah Bapak Herman yang terbakar,” ujarnya saat meninjau langsung kondisi rumah dan proses rehabilitasi yang sedang berjalan.
Hendra menegaskan, bantuan ini merupakan wujud nyata empati dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada keluarga besar Perumda AM Kota Padang. “Ini bukan sekadar bantuan finansial. Kami hadir sebagai keluarga besar yang turut merasakan kesedihan dan ingin meringankan beban yang ditanggung oleh Bapak Herman dan keluarga,” katanya.
Menurut Hendra, kehadiran perusahaan dalam momen seperti ini juga sebagai upaya pemulihan psikologis korban. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat dan mempercepat proses pemulihan secara menyeluruh. “Semoga niat baik ini dicatat sebagai amal kebaikan, serta membawa rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” ucapnya.
Sebelumnya, pada Senin pagi (7/7/2025), Hendra bersama staf juga telah meninjau langsung lokasi kebakaran rumah Herman di RT 02 RW 01, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur. Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati manajemen Perumda AM terhadap mantan pegawainya yang mengalami musibah.
Dalam kesempatan itu, Hendra menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa Herman dan keluarga. Ia memastikan bahwa Perumda AM tidak akan tinggal diam melihat kondisi mantan pegawainya. “Kami hadir untuk memberikan dukungan moral kepada Bapak Herman. Beliau adalah bagian dari keluarga besar Perumda Air Minum, dan sudah sepatutnya kami hadir di saat seperti ini,” tuturnya pada (7/7/2025).
Kebakaran yang terjadi pada Minggu dini hari (6/7/2025) sekitar pukul 02.21 WIB itu, meluluhlantakkan enam unit rumah dan berdampak pada 15 Kepala Keluarga (KK). Total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.











