Yogyakarta – Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, membagikan perjalanan hidup dan kunci suksesnya kepada generasi muda. Pria asal Sumatera Barat itu menegaskan keberhasilan tidak pernah hadir secara instan, melainkan lahir melalui proses panjang yang penuh persiapan dan perjuangan.

Pesan tersebut disampaikan Dony dalam Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta, Sabtu (23/5/2026). Dalam video yang diunggah akun Instagram resmi BP BUMN, dia memaparkan filosofi hidup yang selama ini dipegang dalam meniti karier.

“Kesuksesan tidak datang tiba-tiba. Kesuksesan lahir ketika persiapan bertemu dengan kesempatan,” ujar Dony.

Menurut dia, kesempatan dapat datang kapan saja. Namun, peluang hanya akan menjadi keberhasilan bagi mereka yang telah mempersiapkan diri. Dony menyebut rumus sukses itu sederhana, yakni preparation meets opportunity atau persiapan bertemu dengan kesempatan.

Pesan itu bukan sekadar motivasi. Perjalanan hidup Dony sendiri menjadi contoh nyata bagaimana proses panjang dan kerja keras dapat mengantarkan seseorang mencapai posisi strategis di tingkat nasional. Dony memulai karier dari posisi call center di Bank Universal. Dari titik awal itu, ia terus menapaki berbagai jabatan penting hingga dipercaya memimpin sejumlah perusahaan besar dan kini menjabat sebagai Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia.

“Anak desa pun bisa menjadi pemimpin besar,” tegasnya.

Menurut Dony, kunci utama dalam menghadapi proses hidup adalah terus belajar, bekerja keras, menjaga integritas, dan membangun kompetensi. Ia menilai tidak ada jalan pintas menuju keberhasilan karena setiap orang pasti menghadapi tantangan dan fase naik turun dalam hidupnya. Baginya, proses jatuh bangun justru menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan kepemimpinan seseorang.

Di tengah gelaran Jogja Financial Festival, Dony yang juga menjabat Plt Menteri BUMN turut memaparkan target besar perusahaan pelat merah ke depan. Dony memproyeksikan laba BUMN pada 2026 dapat mencapai Rp360 triliun, meningkat dibanding capaian 2025 yang diperkirakan sebesar Rp335 triliun. Bahkan, pada 2029 keuntungan BUMN ditargetkan menembus Rp450 triliun.

“Tidak benar kalau banyak yang bilang BUMN tidak pernah untung. Itu keliru,” tegas Dony membantah anggapan tersebut.

Dony juga mengungkapkan kontribusi BUMN terhadap negara sangat besar. Hingga kuartal I 2026, BUMN disebut telah menyetorkan pajak sekitar Rp215 triliun dan menyumbang hampir sepertiga APBN.

Berikut profil singkat Dony Oskaria yang kini duduk di jajaran pucuk pimpinan Danantara Indonesia: umur 56 tahun, lahir di Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat pada 26 September 1969. Ia menempuh pendidikan S1 Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad) dan MBA dari The Asian Institute of Management, Filipina. Jabatan saat ini adalah Kepala BP BUMN, Plt Menteri BUMN, serta COO Danantara Indonesia. Awal kariernya dimulai sebagai call center di Bank Universal dan pernah menjadi CEO di sejumlah perusahaan CT Corp milik Chairul Tanjung.

Di sisi lain, Dony juga mengambil langkah restrukturisasi terhadap sejumlah BUMN bermasalah. Salah satunya rencana penutupan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) di Bandung yang dinilai sudah tidak sehat akibat pengelolaan sebelumnya yang tidak terintegrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *