Padang – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penetapan dan Integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa (2/6/2026). Pertemuan strategis itu digelar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah pesatnya laju pembangunan.

Rapat tersebut menitikberatkan pada penyusunan langkah konkret dalam menetapkan dan mengintegrasikan lahan pertanian pangan. Upaya itu dinilai penting untuk menjaga produktivitas sektor pertanian di tengah meningkatnya kebutuhan lahan bagi investasi dan pembangunan infrastruktur.

Hendrajoni menegaskan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen penuh dalam menata ruang dan peruntukan lahan secara bijak. Ia mengakui adanya tantangan besar dalam menyeimbangkan kebutuhan pembangunan ekonomi dengan kewajiban melindungi lahan pertanian produktif.

“Penetapan LP2B harus dilakukan secara cermat agar kebutuhan pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga ketersediaan lahan pertanian sebagai penopang ketahanan pangan masyarakat,” ujar Hendrajoni di Padang, Selasa (2/6/2026).

Selain membahas penetapan LP2B, forum itu juga mengurai berbagai kendala teknis di lapangan. Peserta rapat menyoroti maraknya alih fungsi lahan oleh masyarakat serta urgensi penyesuaian kebijakan tata ruang agar tidak menghambat proyek strategis daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Hendrajoni didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Zainal Arifin serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jaferi. Kepala Dinas Pertanian Hamdi juga hadir untuk merumuskan kebijakan teknis terkait implementasi di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap rapat koordinasi ini dapat melahirkan solusi taktis bagi pemerintah daerah. Kebijakan yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menyelaraskan perlindungan lahan pertanian dengan dinamika pembangunan daerah di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *