Padang – Semen Padang FC telah menyiapkan 22 pemain terbaiknya untuk menghadapi laga pembuka Liga 1 musim 2025/2026 melawan juara bertahan, Persib Bandung. Pertandingan yang diprediksi akan berjalan sengit ini akan dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (9/8).
Tim berjuluk Kabau Sirah ini bertolak dari Padang menuju Jakarta pada Kamis (7/8) pagi menggunakan maskapai Citilink, sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Bandung.
Masykur Rauf, Manajer Tim Semen Padang, mengungkapkan bahwa persiapan timnya sudah maksimal. “Kita membawa 22 pemain lawan Persib,” ujarnya pada Jumat (8/8).
Berikut adalah daftar lengkap 22 pemain yang dibawa oleh pelatih Eduardo Almeida:
Kiper: Arthur Augusto, Teguh Amiruddin
Bek: Hamdi Sula, Zidane Afandi, Herwin Tri Saputra, Angelo Meneses, Rui Rampa, Leo Guntara
Gelandang: Rosad Setiawan, Alhassan Wakaso, Pedro Matos, Ripal Wahyudi, Filipe Chaby, Ambrizal Umanailo, Febrian Tri Yanto, Irsyad Maulana
Penyerang: Armando Oropa, Antonius Florido Tuna, Firman Juliansyah, Bruno Gomes, M. Ridwan, Cornelius Stewart
Laga ini akan menjadi panggung adu strategi antara Eduardo Almeida dan pelatih Persib, Bojan Hodak. Meskipun Persib harus kehilangan beberapa pemain andalannya seperti Ciro Alves, David da Silva, dan Tyronne del Pinno, mereka tetap menjadi tim yang patut diwaspadai dengan amunisi pemain baru.
Saat ini, Persib diperkuat oleh sembilan pemain asing, termasuk Adam Jozef Przybek (kiper, Britania Raya), Frans Putros (Denmark), Julio Cesar (Brasil), Luciano Guaycochea (Argentina), William Marcilio (Brasil), Patricio Matricardi (Argentina), serta tiga penyerang asal Brasil: Uilliam Barros, Berguinho, dan Ramon Tanque.
Selain itu, kehadiran mantan pemain Timnas Indonesia seperti Saddil Ramdani dan Alfeandra Dewangga semakin menambah kekuatan skuad Maung Bandung.
Meski di atas kertas Persib lebih diunggulkan, Semen Padang memiliki rekor yang cukup baik saat bermain di Bandung. Dari lima pertemuan terakhir, beberapa di antaranya berakhir dengan hasil imbang. Pertemuan terakhir di GBLA pada 1 November 2024 berakhir imbang 1-1, meskipun pada leg kedua di Padang (10 Maret 2025) Kabau Sirah harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-4.











