Mentawai – Enam penumpang bus DAMRI bernomor polisi BA 7017 BO mengalami luka-luka setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal di jalur Tuapeijat-Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, pada Senin (4/8) sekitar pukul 08.00 WIB. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas Sioban untuk mendapatkan perawatan medis.

Warga Pulau Sipora, Pinda Tangkas Simanjuntak menduga kecelakaan tersebut disebabkan oleh rem bus yang blong saat melintasi jalan menurun dekat Sioban. “Mobilnya sudah dekat ke Sioban, tiba-tiba remnya blong, langsung masuk ke parit,” ujarnya pada Senin (4/8).

Bus DAMRI tersebut sempat terguling ke dalam parit. Warga setempat dan petugas dengan sigap mengevakuasi para penumpang dalam kondisi sadar dan memberikan pertolongan pertama sebelum membawa mereka ke Puskesmas.

Jalur Tuapeijat-Sioban memang dikenal rawan karena kondisi jalan yang menurun dan tikungan tajam, terutama jika kendaraan mengalami masalah teknis pada sistem pengereman.

Hingga saat ini, pihak DAMRI dan kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kegagalan fungsi rem saat bus menuruni jalur curam menuju Sioban pada Senin (4/8). Beruntung, seluruh penumpang berhasil selamat dalam insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *