Pekanbaru – Seorang residivis berinisial ME alias Mitra kembali berurusan dengan pihak kepolisian setelah melakukan percobaan perampasan sepeda motor di Jalan Wakaf, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Aksi pelaku berhasil digagalkan oleh seorang mahasiswa bernama Yulvi Al Mizan. Peristiwa itu terjadi saat korban sedang berhenti di pinggir jalan.

Kapolsek Sukajadi, Kompol Jormina Sitanggang, didampingi Kanit Reskrim AKP Leo Putra Dirgantara, menjelaskan, pada Jumat (1/8/2025), pelaku mendekati korban dengan berpura-pura meminta tolong untuk diantar ke Jalan Melur. “Pelaku mendekati korban dengan alasan butuh bantuan, namun setibanya di tujuan, ia malah menyerang korban dan mencoba kabur membawa sepeda motor jenis Honda Beat Street warna hitam milik korban,” jelas Kompol Jormina.

Namun, upaya pelaku tidak berjalan mulus. Yulvi, yang tidak gentar meski diserang, melompat dan mengejar pelaku yang melarikan diri dengan motor korban. Aksi nekat tersebut berujung duel sengit di atas motor yang sedang melaju.

Keduanya terjatuh di simpang Jalan Rajawali dan Jalan Ababil, dekat Mapolsek Sukajadi. Saat itulah, Yulvi berteriak “maling!”, menarik perhatian warga sekitar. Warga pun berhamburan keluar dan membantu mengejar pelaku.

Sejumlah personel Polsek Sukajadi yang sedang berjaga merespons cepat dan berhasil mengamankan pelaku sebelum amukan massa terjadi. “Pelaku akhirnya berhasil kami tangkap berkat kerjasama luar biasa antara korban, masyarakat, dan anggota di lapangan,” ujar Kompol Jormina.

ME, pelaku perampasan, diketahui merupakan residivis kasus serupa. Ia kembali berhadapan dengan hukum dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara.

Barang bukti berupa sepeda motor milik korban telah diamankan oleh penyidik. Saat ini, proses pemberkasan kasus sedang dilakukan untuk dilimpahkan ke kejaksaan.

Kapolsek Sukajadi mengapresiasi keberanian Yulvi dan kepedulian warga sekitar. Kompol Jormina menambahkan, “Ini bukti bahwa keberanian, kewaspadaan, dan solidaritas masyarakat adalah kunci penting dalam mencegah dan melawan kejahatan di lingkungan kita,” pada Jumat (1/8/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *