Dharmasraya – Penyuluhan bahaya narkoba menyasar siswa-siswi SMPN 6 Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, pada Jumat (1/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program non fisik TMMD ke-125 Kodim 0310/SSE, yang menyoroti bahaya narkoba di kalangan remaja.
Narasumber dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sawahlunto hadir untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya narkoba. Ia menyampaikan bahwa dampak narkoba bagi remaja sangat besar. “Ini saya sampaikan agar siswa paham dampaknya,” ujarnya pada Jumat (1/8/2025).
Penyuluhan singkat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang. Narasumber BNNK Sawahlunto itu menambahkan, penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus meningkat dan sangat mengkhawatirkan.
Narasumber BNNK Sawahlunto itu menegaskan bahwa pemuda sebagai generasi penerus bangsa semakin rentan terhadap zat adiktif yang merusak saraf dan akal sehat.
Dansatgas TMMD Letkol Czi Joko Stradona pada Jumat (1/8/2025) mengharapkan satgas untuk aktif menyasar pelajar dalam sosialisasi bahaya narkoba. “Rata-rata usia sasaran narkoba 11 sampai 24 tahun. Itu usia pelajar. Bahayanya bisa mengincar kapan saja,” katanya.
Joko menjelaskan, penyebab penyalahgunaan narkoba berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kepribadian, depresi, dan kurangnya religiusitas. Ia menambahkan bahwa remaja mengalami perubahan biologis dan sosial yang pesat, sehingga membuat mereka rentan terhadap pengaruh buruk.










