Batusangkar – Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Semangat Baru di Nagari Tapi Selo, Kabupaten Tanah Datar, berhasil menembus babak final Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.
Capaian tersebut mengukuhkan posisi mereka sebagai pusat inovasi yang konsisten mendorong produktivitas sektor pertanian lokal sejak berdiri pada 2019.
Wali Nagari Tapi Selo, Genta Maulana Akbar, mengatakan keberhasilan itu merupakan buah dari konsistensi pengembangan teknologi berbasis kebutuhan masyarakat.
Dengan metode Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM), Posyantek itu telah melahirkan sejumlah alat bantu kerja, mulai dari pemipil jagung, pengiris ubi, pencacah rumput, hingga alat penyuling serai wangi.
“Dukungan dari pemerintah daerah dan pemerintah nagari terus mengalir, termasuk alokasi dana melalui belanja nagari setiap tahunnya. Kami berharap inovasi ini dapat terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” ujar Genta di sela-sela penilaian oleh tim provinsi, Selasa (9/6/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi, mengapresiasi peran strategis Posyantek Semangat Baru.
Menurutnya, wadah ini menjadi jembatan efektif yang menghubungkan inovasi teknologi dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Yozarwardi menegaskan, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Ia berharap inovasi yang dihasilkan ke depan semakin tajam dalam menjawab tantangan potensi lokal di tingkat nagari.
Senada, Plt. Asisten III Setda Tanah Datar, Dedi Triwidono, menyebut Posyantek Semangat Baru sebagai wadah krusial bagi para petani untuk berdiskusi serta memecahkan persoalan teknis pertanian.
Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus mendampingi pengembangan teknologi ini agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari Tapi Selo secara berkelanjutan.











