Padang – Sebanyak 54 santri penghafal Alquran di Kota Padang diwisuda dalam acara Wisuda Akbar Pondok Tahfizh Daarul Quran Padang Tahun 2025. Acara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, digelar di Lapangan Serbaguna Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cangkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (10/8/2025).
Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada pihak pondok tahfizh, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung acara tersebut. Ia mengatakan, wisuda ini sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang, yaitu Smart Surau, yang fokus pada pendirian dan pengembangan rumah tahfizh.
“Kita akan terus mendorong lahirnya rumah-rumah tahfizh baru sekaligus memastikan keberhasilan program pendidikan di rumah tahfizh yang sudah ada. Semoga dengan ini akan terus lahir generasi penghafal Alquran yang sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat,” ujarnya pada Minggu (10/8/2025).
Fadly Amran juga menekankan bahwa hafalan Alquran dapat membuka banyak peluang istimewa bagi generasi muda. “Generasi muda yang mampu menghafal Alquran hingga beberapa juz memiliki kemudahan untuk melanjutkan pendidikan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi di Kota Padang. Semoga ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menjadi penghafal Alquran,” pungkasnya sembari memberikan ucapan selamat kepada para hafizh dan hafizah.
Sementara itu, Ketua Yayasan As Salaam Dangau Teduh, Abtar Latif, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Padang dan semua pihak yang telah berkontribusi. “Kita berharap para wisudawan tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya pada Minggu (10/8/2025).
Abtar Latif merincikan, dari 54 santri yang diwisuda pada Wisuda Akbar Pondok Tahfizh Daarul Quran Padang 2025 ini, mereka berasal dari Pondok Tahfizh Daarul Quran As Salaam dan Daarul Quran Ulak Karang yang terbagi dua kelas, yaitu reguler dan camp (pemondokan).
“Untuk kelas pemondokan, santri yang hafal Alquran 30 juz berjumlah sebanyak 16 orang, 25 juz satu orang, 20 juz dua orang, serta 15 juz 2 orang, 10 juz 5 orang dan 5 juz berjumlah 14 orang. Sedangkan kelas reguler santri hafal 1 juz sebanyak 12 orang, 2 juz satu orang dan 4 juz sebanyak satu orang,” sebutnya.











