Solok – Bantuan medis menjangkau korban banjir di Kabupaten Solok, Tim medis darurat (Emergency Medical Team/EMT) dari Rumah Sakit ‘Aisyiyah Kota Padang menerjang banjir demi memberikan pelayanan kesehatan. Tim ini diterjunkan untuk memberikan pertolongan kepada korban bencana yang membutuhkan.
Kehadiran tim medis di posko bersama, Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, menjadi harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana. Pada hari pertama bertugas, Jumat (2/1/2026), posko kesehatan EMT RS ‘Aisyiyah langsung dipadati warga yang mengeluhkan berbagai penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Iqbal Nuari, M.Pd, selaku pimpinan tim, mengatakan, sekitar 20 warga datang untuk berobat pada hari pertama. “Rata-rata mereka adalah korban banjir,” ujarnya di lokasi pada Jumat (2/1/2026).
Tim medis yang bertugas terdiri dari dr. Lady Wajusa Putri, Putri Gita Anelia, S.Keb.,Bdn, Raffi Islami Putra, Amd. Keb, Tekesy Dwi Putri, Amd. Keb, dan Masriyanto. Layanan kesehatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MDMC Sumatra Barat, Lazismu, dan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP).
Perjuangan tim EMT untuk mencapai Muaro Pingai tidaklah mudah. Sebagian tim bahkan harus menerobos banjir di Saniang Baka. Hujan deras menyebabkan sungai di depan Masjid Saniang Baka meluap, mengakibatkan tim yang membawa obat-obatan sempat terjebak.
Namun, warga setempat membantu mengevakuasi tim dan obat-obatan menggunakan sepeda motor melalui jalan alternatif di tengah malam. Setelah perjuangan berat, tim akhirnya tiba di Nagari Muaro Pingai dan segera menyalurkan obat-obatan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tidak hanya menunggu di posko, pada hari kedua, tim EMT RSU ‘Aisyiyah juga melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga dan posko pengungsian.
Layanan kesehatan EMT RS ‘Aisyiyah Padang direncanakan akan berlangsung selama 4 hari di wilayah utara Kabupaten Solok. Setelah Muaro Pingai, layanan akan diperluas ke Nagari Saniang Baka, daerah yang paling parah terkena banjir.
Pihak EMT RS ‘Aisyiyah berharap layanan kesehatan ini dapat membantu masyarakat pulih lebih cepat dari dampak bencana, terutama dalam hal kesehatan.











