Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya mewujudkan generasi muda yang agamis dan kompetitif di era globalisasi melalui program unggulan (progul) Smart Surau. Persiapan program yang ditargetkan berjalan pada tahun 2026 ini terus dimatangkan.
Berbagai kegiatan telah dirancang, termasuk serangkaian perlombaan yang akan diselenggarakan secara bertingkat, mulai dari tingkat masjid, kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang, Jasman, menjelaskan bahwa program ini terintegrasi dengan program Padang Balomba. “Ini juga bagian dari Padang Balomba. Jadi akan banyak perlombaan bidang agama yang akan kita laksanakan pada 2026, mulai dari Juz Amma, Didikan Subuh, dan Festival Surau,” ungkapnya saat kegiatan retret di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (18/9/2025).
Selain perlombaan, Jasman menambahkan, Pemko Padang juga berencana memberikan sertifikasi kepada guru MTQ serta insentif bagi para imam masjid di seluruh Kota Padang.
“Untuk imam Masjid Jamik ada 104 dan imam Masjid Agung ada 110 imam. Ini yang akan kita berikan insentif. Untuk tahun ini sebenarnya sudah kita berikan juga tapi akan coba kita tingkatkan besarannya pada 2026 nanti,” jelas Jasman.
Lebih lanjut, Jasman menyatakan bahwa saat ini Bagian Kesra sedang melakukan pendataan terhadap rumah-rumah tahfidz yang ada di Kota Padang untuk kemudian diberikan insentif pada tahun 2026.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk menyukseskan program Smart Surau. Ia menyampaikan bahwa meskipun ada efisiensi anggaran, fokus pada pembentukan karakter generasi muda tidak boleh diabaikan.
“Jangan ragu-ragu dalam mensukseskan progul karena ini tujuannya baik dan kita akan sama-sama bergerak,” pungkas Fadly Amran pada Kamis (18/9/2025).











