Jakarta – Legislator Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, yang dikenal sebagai tokoh asal Pariaman, Sumatra Barat, kini menempati posisi baru di DPR RI. Sahroni dipindahkan dari jabatan Wakil Ketua Komisi III ke Komisi I, berdasarkan surat bernomor F.Nasdem 758/DPR-RI/VIII/2025.
Pergantian ini merupakan hasil dari rapat pimpinan Fraksi Partai Nasdem DPR. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Sahroni, yang sebelumnya bertugas di bidang hukum Komisi III, akan beralih ke Komisi I yang membidangi urusan luar negeri, pertahanan, dan intelijen. Posisi yang ditinggalkan Sahroni akan diisi oleh Rusi Messe Mappasessu, yang sebelumnya merupakan anggota Komisi IV. “Dengan hormat kami sampaikan pergantian nama anggota Komisi III dan IV terhitung mulai tanggal 29 Agustis 2025,” demikian bunyi surat tersebut.
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Hermawi Franziskus Taslim, membenarkan adanya mutasi tersebut pada Jumat (29/8/2025). “Ya, benar,” ujarnya seperti dikutip dari Tempo.
Sebelumnya, Ahmad Sahroni sempat menjadi sorotan publik terkait pernyataannya mengenai wacana pembubaran DPR RI. Ia menilai permintaan pembubaran lembaga legislatif tersebut sebagai tindakan berlebihan dan menyebut pihak yang mewacanakan hal itu sebagai “orang tolok”.
Ahmad Sahroni dikenal memiliki darah Minang dari ibunya, Hernawati, yang berjualan nasi Padang di Pelabuhan Tanjung Priok pada era 1980-an. Hernawati adalah putri dari Noerhayati yang berasal dari Naras, Pariaman, Sumatra Barat, dengan ayah bernama Badarudin bin Rentok yang memiliki darah Madura-Mandailing.
Berdasarkan buku Ensiklopedia Tokoh 1001 Orang Minang, Ahmad Sahroni lahir di Jakarta pada 8 Agustus 1978. Ia pernah bersekolah di SD Inpres 05 Kebon Bawang, SMP Yappenda, dan SMA Negeri 114 Cilincing.
Masa kecil Sahroni dihabiskan bersama ibunya di rumah kontrakan sederhana tanpa kamar, dengan kondisi atap bocor dan rawan banjir. Ia bahkan terkadang tidur di gerobak saat ibunya berjualan nasi Padang.
Perjalanan hidupnya penuh perjuangan, mulai dari menjadi sopir pribadi, kru kapal pesiar, hingga mencuci piring dan membersihkan kuali raksasa. Ia juga sempat bekerja di restoran di China Town, namun harus kembali karena masalah izin kerja.
Kemudian, Sahroni mulai menjual solar untuk kapal tangker hingga akhirnya memiliki perusahaan sendiri. Ia pernah dipercaya untuk menyediakan bahan bakar untuk terminal TNI Angkatan Laut, hingga akhirnya dikenal sebagai Crazy Rich Priok.
Setelah sukses di dunia usaha, Sahroni memulai karier politiknya dengan bergabung dengan Partai Nasdem pada tahun 2013. Pada Pileg 2014, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta III.











