Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya meningkatkan infrastruktur dengan menargetkan perbaikan jalan dan drainase di kawasan Kurao Pagang hingga Maransi selesai pada tahun 2026. Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, menegaskan hal ini saat meninjau langsung kondisi lapangan pada Kamis (10/7).
Maigus menjelaskan, peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi Jalan Kurao Pagang dan Jalan Maransi. Menurutnya, kedua ruas jalan ini sangat penting karena menjadi penghubung utama antara permukiman warga dengan pusat pemerintahan di Balai Kota Aie Pacah. Selain itu, jalur ini juga memiliki peran vital bagi pelajar, mahasiswa, pegawai, serta pengguna angkutan Trans Padang.
“Jalan ini sangat strategis. Selain untuk akses warga, juga menghubungkan langsung ke pusat pelayanan publik dan kawasan pendidikan,” ujar Maigus pada Kamis (10/7).
Wawako Padang itu menambahkan, ruas jalan tersebut kerap tergenang air saat hujan deras akibat sistem drainase yang sempit dan tidak berfungsi optimal. Kondisi ini, menurutnya, mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas.
“Air sering tidak tertampung karena drainasenya sempit dan tersumbat. Ini mengganggu lalu lintas dan aktivitas warga. Kita tidak ingin kondisi ini terus berlarut,” ungkapnya.
Maigus menjelaskan, Pemko Padang telah menyiapkan anggaran dan rencana teknis untuk pengerjaan proyek secara bertahap. Perbaikan yang akan dilakukan meliputi pengaspalan ulang, pelebaran jalan, dan revitalisasi drainase.
“Kita komit menyelesaikan proyek ini tepat waktu. Harapannya, kawasan ini tidak hanya bebas banjir, tapi juga jadi jalur yang nyaman dan aman,” tegasnya.
Dalam kunjungan pada Kamis (10/7) tersebut, Maigus Nasir didampingi oleh sejumlah pejabat penting Pemko Padang, di antaranya Kepala Bappeda Yenni Yuliza, Kepala Dinas PUPR Tri Hadiyanto, Kepala BPKAD Raju Minpora, Kepala Dinas Pertanahan Desmon Danus, Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan, dan Lurah Kurao Pagang.
Pemerintah Kota Padang mendorong adanya kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) demi mempercepat penyelesaian proyek ini. Selain meningkatkan konektivitas, program ini juga diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal.
Maigus Nasir menambahkan, dengan akses jalan yang baik dan bebas banjir, diharapkan investasi dan aktivitas ekonomi warga akan ikut tumbuh. “Kalau akses jalan bagus dan bebas banjir, investasi dan aktivitas ekonomi warga akan ikut tumbuh. Ini bagian dari misi kita menjadikan Padang kota yang tangguh, modern, dan berkelanjutan,” pungkasnya.











