Padang – Kekalahan Semen Padang FC atas PSBS Biak dengan skor 1-2 pada Jumat (27/6/2025) menyisakan sorotan tajam dari sang pelatih, Eduardo Almeida. Ia menyoroti taktik mengulur waktu yang dinilai merugikan kualitas sepak bola Indonesia.

Almeida menilai, pertandingan berjalan tidak efektif karena strategi yang diterapkan PSBS Biak. “Babak kedua hampir tidak ada pertandingan karena lawan sering mengulur waktu. Kita tidak mencari alasan karena hal ini. Karena ini harus diperhatikan dan dikompensasi oleh yang bertugas,” ujarnya.

Pelatih asal Portugal itu berharap komisioner wasit dapat memberikan penilaian objektif terhadap situasi ini. “Kalau sepak bola Indonesia ingin lebih baik, dan harus diperbaiki. Kita ucapkan selamat kepada PSBS,” tegasnya pada Jumat (27/6/2025).

Dalam pertandingan tersebut, Semen Padang FC harus mengakui keunggulan PSBS Biak dengan skor 1-2. Seluruh gol yang tercipta terjadi di babak kedua.

PSBS Biak berhasil membuka keunggulan pada menit ke-72, dan memperlebar jarak empat menit kemudian, membuat Semen Padang tertinggal 0-2.

Semen Padang akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan di menit tambahan. Umpan lambung dari Firman Juliansyah dari luar kotak penalti berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Rui Rampa.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor akhir tetap 1-2 untuk kemenangan PSBS Biak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *