Mentawai – Tiga nelayan asal Pulau Niau, Kecamatan Siberut Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang dilaporkan hilang kontak, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Sabtu (4/10) pagi. Sayangnya, satu dari tiga nelayan tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur ini dihentikan pada pukul 20.15 WIB setelah seluruh korban berhasil dievakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai menjelaskan, pencarian hari kedua oleh Tim SAR gabungan menggunakan RIB 02 Mentawai membuahkan hasil. “Tim laut menemukan titik terang sekitar pukul 08.35 WIB, dengan melihat tanda-tanda keberadaan korban di sekitar area karang di tepi pantai Pulau Niau,” jelasnya.

Medan yang sulit dijangkau kapal memaksa tim untuk menerjunkan SRU (Satuan Reaksi Cepat) darat melalui Dermaga Taileleu. Tim darat berhasil menemukan ketiga korban pada pukul 11.30 WIB di titik koordinat 1°47’49.56″S – 99°4’47.70″E, yang berjarak sekitar satu mil laut dari lokasi perkiraan awal.

Setelah penemuan, evakuasi segera dilakukan. Rikus Lajira (30) dan Beilek Salakkau (52) ditemukan selamat, sementara Simon Lajira (51) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh korban dievakuasi ke Desa Peipei untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Mentawai mengapresiasi kerja sama semua pihak yang terlibat dalam operasi tersebut. “Kerja sama dan koordinasi yang baik antara semua unsur menjadi kunci keberhasilan operasi SAR ini. Kami turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia dan bersyukur dua korban lainnya berhasil diselamatkan,” ujarnya pada Sabtu (4/10).

Dengan selesainya evakuasi dan kembalinya seluruh personel ke Dermaga Tuapejat untuk debriefing akhir, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *