Padang – Matahari Pagi Indonesia (MPI) Sumatera Barat (Sumbar) kini memiliki kepengurusan baru. Pengurus Wilayah (PW) MPI Sumbar resmi dilantik oleh Pengurus Besar (PB) MPI pada Sabtu (30/8/2025), dengan menunjuk tokoh muda Muhammadiyah, Muhayatul, sebagai ketua.

Selain Muhayatul, PB MPI juga menetapkan Anggota DPRD Padang Pariaman, Firman Arif, sebagai sekretaris, serta Bendahara DPD Partai Gerindra Sumbar, Gun Sugianto, sebagai bendahara.

Muhayatul menyampaikan bahwa Matahari Pagi Indonesia hadir sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat persatuan bangsa. “MPI berkolaborasi semuanya demi Sumbar lebih baik. Kami sudah menyiapkan kepengurusan untuk seluruh kabupaten dan kota di Sumbar,” ujarnya pada Sabtu (30/8/2025).

Mantan Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar itu menambahkan, pengurus daerah akan segera dibentuk di berbagai wilayah, mulai dari Padang Pariaman, Kota Pariaman, Agam, Limapuluh Kota, Pasaman Barat, Solok Selatan, Kabupaten Solok, Tanah Datar, Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya, Pesisir Selatan, hingga Kepulauan Mentawai.

Menurut Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar itu, MPI akan menjadi ruang dialog sekaligus aksi nyata untuk melahirkan generasi berkualitas. “Sumbar punya perjalanan panjang melahirkan tokoh bangsa. MPI menjadi ruang dialog dan kerja nyata agar Sumbar terus berkontribusi untuk Indonesia,” katanya.

Muhayatul menegaskan dukungan organisasi terhadap visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Kami siap mendorong pengembangan diri generasi muda melalui pelatihan dan kegiatan bermanfaat. MPI adalah rumah kebersamaan untuk kontribusi nyata bagi Sumbar dan Indonesia,” tegasnya.

Dewan Penasihat MPI Sumbar yang juga Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar, Yuni Daru Winarsih, menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ia menuntut pengurus untuk bekerja membangun Sumbar. “Saat ini Sumbar darurat narkotika dan peringkat teratas dalam kasus LGBT. Ini harus menjadi motivasi untuk bergerak melakukan pencegahan,” ujarnya.

Ketua Dewan Pertimbangan PB MPI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa MPI awalnya merupakan gerakan politik pendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres, namun kini bertransformasi menjadi gerakan sosial lintas agama dan ormas Islam. “Semangat kolaborasi ini adalah semangat yang diusung Presiden Prabowo,” kata Dahnil.

Dengan pelantikan kepengurusan ini, PW MPI Sumbar menjadi kepengurusan ke-34 yang diresmikan oleh PB MPI. Dahnil berharap, “Semoga Uda Muhayatul bisa menjadikan MPI berdampak bagi kehidupan sosial masyarakat di Sumbar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *