BANDUNG – Patricio Matricardi, bek anyar Persib Bandung, mengakui ketatnya persaingan di BRI Super League 2025/26 menjadi tantangan tersendiri baginya. Pemain asal Argentina itu merasakan langsung atmosfer kompetisi setelah bergabung dengan tim Maung Bandung.
Performa Persib Bandung di awal musim ini memang belum menunjukkan konsistensi. Sempat meraih kemenangan atas Semen Padang FC di laga pembuka, sang juara bertahan justru harus menelan kekalahan dari tim promosi, Persijap Jepara. Selain itu, drama mewarnai pertandingan melawan PSIM Yogyakarta, di mana dua eksekusi penalti gagal berbuah gol, memaksa Persib berbagi angka dengan skor 1-1.
Matricardi mengungkapkan, dirinya mulai memahami karakter sepak bola Indonesia yang mengandalkan kecepatan dan umpan panjang. “Liga Indonesia permainannya lebih cepat. Mereka banyak memainkan umpan panjang ke belakang. Banyak penyerang yang bagus dan kuat, dan saya harus langsung menghadapinya,” ujarnya pada Jumat (27/6/2025).
Selain intensitas permainan, faktor cuaca turut menjadi perhatian pemain berusia 31 tahun tersebut. Ia mengakui, panasnya iklim Indonesia menjadi tantangan dalam adaptasi fisiknya. “Cuacanya sulit karena sangat panas, tapi ini juga jadi tantangan bagus,” imbuhnya.
Meski demikian, Matricardi mengaku betah tinggal di Bandung. Sambutan hangat dari para suporter dan dukungan dari lingkungan tim membuat proses adaptasinya berjalan lancar. “Saya senang berada di sini, saya merasa nyaman. Orang-orang menerima saya dengan sangat baik, begitu juga tim. Itu penting bagi saya dan keluarga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, bek kelahiran Florencio Varela itu juga menuturkan bahwa dirinya mulai menemukan chemistry dengan tandemnya di lini belakang, Julio Cesar. Menurutnya, pemain asal Brasil itu memiliki kualitas dan komunikasi yang baik. “Julio pemain yang sangat bagus. Kami punya komunikasi yang baik di lapangan, sering berdiskusi soal potensi bahaya dari lawan. Saya rasa kami melakukan pekerjaan dengan baik,” pungkas Matricardi pada Jumat (27/6/2025).










