Padang – Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan di Jalan Samudra, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang pada Minggu (20/7) dini hari. Akibatnya, lima petak toko hangus terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.

Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 05.35 WIB dan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Rinaldi menjelaskan, unit pemadam kebakaran diberangkatkan pada pukul 05.38 WIB dan tiba lima menit kemudian. “Api berhasil dikendalikan dan pemadaman tuntas sekitar pukul 06.10 WIB,” ujarnya.

Menurut Rinaldi, objek yang terbakar adalah toko-toko yang dikontrakkan kepada sejumlah pelaku usaha. Api pertama kali terlihat oleh seorang saksi yang melihat kepulan asap dan kobaran api dari salah satu toko yang beroperasi sebagai kedai kopi. Saksi tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.

Rinaldi menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. “Bangunan yang terbakar terdiri atas lima petak dengan luas sekitar 15 x 8 meter persegi. Kami juga berhasil menyelamatkan tiga bangunan lain yang berdekatan dengan nilai aset sekitar Rp600 juta,” jelasnya.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tiga penyewa toko yang terdampak adalah Zulhendri (48), Pipit Suryani (44), dan Ade Saputra (37), yang masing-masing mengelola usaha kuliner, penyewaan motor mainan, dan penjualan makanan.

Kawasan kebakaran merupakan area padat pertokoan dan berada di jalan utama kota, sehingga proses evakuasi dan pemadaman dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Dua unit armada pemadam dikerahkan, dibantu 30 personel yang terdiri dari petugas Damkar, aparat kepolisian, dan tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Padang.

Tio (28), seorang saksi mata, menuturkan bahwa api tiba-tiba membesar dan menjalar cepat ke beberapa petak toko. “Asap dan api sudah tinggi saat saya lihat, saya langsung hubungi damkar,” katanya pada Minggu (20/7).

Rinaldi mengimbau masyarakat, terutama para pelaku usaha di kawasan padat, agar memastikan instalasi listrik dan peralatan usaha dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *