Padang Panjang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang Panjang resmi meluncurkan sejumlah inovasi layanan publik untuk memangkas birokrasi administrasi kependudukan.
Langkah strategis itu diambil sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, efisien, dan transparan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Disdukcapil Kota Padang Panjang, Rudy Suarman, menegaskan terobosan tersebut menjadi jawaban atas tuntutan zaman yang menginginkan kemudahan akses tanpa prosedur berbelit.
Dengan sistem yang kini lebih praktis, warga tak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantre di kantor pelayanan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima. Inovasi ini dirancang agar setiap warga Padang Panjang dapat mengurus dokumen kependudukan dengan pengalaman yang lebih nyaman, cepat, dan tentunya transparan,” ujar Rudy di Padang Panjang, Jumat (27/6/2025).
Sejumlah program unggulan yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat meliputi Bebelak (Bayi Baru Lahir Langsung Dapat Akta Kelahiran) yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan setempat, Furkani (Fasilitasi Akta Kelahiran di Klinik Gunung), serta Laktasi (Layanan Akta Kelahiran Langsung Jadi).
Tak hanya berfokus pada kelahiran, Disdukcapil juga menunjukkan kepedulian sosial melalui layanan Bersabar (Bantu Penerbitan Semua Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran).
Selain itu, ada program Selalu Samawa yang merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Kantor Urusan Agama (KUA) setempat untuk mempermudah pengurusan dokumen bagi pasangan yang baru menikah.
Berbagai inovasi tersebut mencakup spektrum layanan yang luas, mulai dari pembaruan Kartu Keluarga (KK), pencetakan KTP-el, akta kematian, hingga pengurusan surat pindah datang.
Seluruh layanan itu kini telah mengadopsi sistem berbasis digital yang memungkinkan masyarakat mengaksesnya kapan saja dan di mana saja.
Pihaknya berharap transformasi digital ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga memicu kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Dengan sistem yang lebih terbuka, standar pelayanan publik pun dipastikan tetap terjaga kualitasnya.
Respons positif pun datang dari masyarakat yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran inovasi tersebut.
Terutama bagi warga dengan mobilitas tinggi yang sebelumnya kesulitan meluangkan waktu untuk datang langsung ke kantor pelayanan.
Melalui digitalisasi ini, Disdukcapil Padang Panjang optimistis dapat mewujudkan tata kelola kependudukan yang lebih modern dan inklusif bagi seluruh warganya.











