Jakarta – Rentetan hasil minor yang didapatkan Persija Jakarta di BRI Super League 2025/26 membuat tim berjuluk Macan Kemayoran itu bertekad untuk segera bangkit. Setelah tiga pertandingan terakhir gagal meraih kemenangan, evaluasi mendalam pun dilakukan.

Bek senior Persija, Jordi Amat, mengungkapkan kekecewaan mendalam yang dirasakan seluruh pemain atas hasil buruk tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu justru memicu semangat untuk memperbaiki performa tim.

“Di ruang ganti, kami benar-benar dipenuhi rasa kecewa. Kami sadar harus segera bangkit, memperbaiki diri, dan terus bekerja keras,” ujar Jordi Amat, Jumat (27/6/2025).

Lebih lanjut, Jordi menambahkan bahwa kekalahan yang dialami masih terus membekas di benaknya. “Jujur, kekalahan ini sangat menyedihkan, dan terus menghantui pikiran saya sepanjang 95 menit pertandingan,” katanya.

Menanggapi situasi tersebut, pelatih Persija, Mauricio Souza, mengambil langkah dengan meliburkan latihan rutin di Persija Training Ground. Ia berharap para pemain dapat beristirahat dan berkumpul bersama keluarga agar kembali dengan kondisi fisik dan mental yang lebih segar.

Souza berharap para pemain dapat kembali dengan kondisi yang lebih prima setelah libur. “Ketika mereka kembali, kami ingin kondisi tim berada pada level lebih prima di semua aspek,” ujarnya.

Dengan jeda tiga pekan yang ada, Persija diharapkan dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan evaluasi mendalam dan menemukan kembali performa terbaik mereka di BRI Super League 2025/26.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *