Pekanbaru – Setelah hasil imbang yang mengecewakan melawan PSMS Medan, pelatih PSPS Pekanbaru, Ilham Romadhona, mengumumkan pengunduran dirinya. Pengumuman itu disampaikan tak lama setelah laga yang digelar di Stadion Kaharuddin Nasution pada Sabtu (20/9/2025) sore, di mana PSPS harus puas berbagi angka dengan skor 3-3.
Sempat memimpin dengan skor 3-1, PSPS gagal mempertahankan keunggulan setelah PSMS Medan berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time. Gol-gol PSPS dicetak oleh Cristian Alex da Silva (43′), Rafly Selang (48′) melalui tendangan bebas, dan Muhammad Andy Harjito (84′). Sementara itu, gol balasan PSMS dicetak oleh Vitor Hugo (9′), Rifal Lastori (90′), dan Rudi Yana (90+7′).
Dengan hasil imbang ini, tim berjuluk Askar Bertuah baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan yang telah dijalani. Sebelumnya, PSPS menelan kekalahan telak 0-4 dari Bekasi City pada pekan pertama.
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh para suporter PSPS usai pertandingan. Beberapa dari mereka bahkan menyuarakan tuntutan agar Ilham Romadhona segera mengundurkan diri. “Kami ingin coach Ilham out dari tanah jantan Melayu Riau mulai hari ini,” ujar seorang suporter dengan nada kecewa.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ilham Romadhona menyatakan pengunduran dirinya dari kursi pelatih kepala PSPS. Dalam video yang diunggah di akun Instagram Bertuah 1955, Ilham Romadhona mengaku bertanggung jawab penuh atas hasil buruk yang diraih tim. “Hari ini saya angkat kaki dari sini. Apapun itu, saya yang bertanggung jawab,” kata pelatih berusia 48 tahun itu.
Ilham juga menjelaskan bahwa dirinya merupakan bagian dari PSF, perusahaan milik Gede Widiade yang turut membantu mengelola PSPS. “Manajemen PSPS datang ke sana meminta Pak Gede Widiade, termasuk saya dan coach Kurniawan (Dwi Yulianto) untuk menjadi tim pelatih PSPS. Kalau tidak percaya, silakan tanya kepada pemilik klub,” pungkasnya pada Sabtu (20/9/2025).










