Jakarta – Film “Musuh Dalam Selimut” yang mengangkat tema tentang hancurnya kepercayaan dalam rumah tangga, siap tayang dan mengguncang emosi penonton pada awal tahun 2026.

Film yang dikemas dengan ketegangan psikologis ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, dengan Yasmin Napper, Megan Domani, dan Arbani Yasiz sebagai pemeran utama.

“Musuh Dalam Selimut” merupakan hasil kolaborasi rumah produksi Narasi Semesta, Unlimited Production, Legacy Pictures, A&Z, dan Subtube. Film ini berkisah tentang Gadis, seorang wanita yang tengah berbahagia dengan rumah tangganya, terlebih saat ia mengandung anak pertama.

Kebahagiaan Gadis terusik dengan kehadiran Suzy, tetangga yang kemudian menjadi sahabat. Suzy selalu hadir di momen-momen penting keluarga Gadis, memberikan perhatian dan bantuan. Namun, kedekatan yang awalnya wajar itu perlahan berubah menjadi ganjil, karena Suzy terlalu sering hadir dan terlalu masuk ke ruang pribadi Gadis.

Situasi semakin rumit ketika Andika, suami Gadis, ikut terlibat dalam kedekatan yang sulit dijelaskan. Emosi penonton akan bergeser dari simpati menjadi curiga. Film ini tidak hanya mengandalkan konflik besar, tetapi membangun ketegangan melalui detail-detail kecil, seperti jeda percakapan, tatapan yang terlalu lama, dan gestur yang terasa dingin.

Hadrah Daeng Ratu selaku sutradara mengatakan pada Jumat (27/6/2025), bahwa ia sengaja memilih pendekatan ini untuk membangun karakter yang kuat dan alasan tindakan yang jelas. “Pegangan utama saya saat menyutradarai ‘Musuh Dalam Selimut’ adalah membangun background karakter yang kuat,” ujarnya.

Hadrah Daeng Ratu menambahkan, bahwa storytelling setiap karakter menjadi penting, agar penonton memahami alasan di balik setiap tindakan mereka. Hadrah juga menjelaskan bahwa film ini tidak hanya menyajikan kisah cinta segitiga biasa, tetapi juga menceritakan trauma yang dihadapi karakter dalam menjalani hidup setelah melewati banyak luka.

“Tensi cerita berkembang secara bertahap. Film ini memulai semuanya dari rasa aman yang terlihat wajar, lalu menumbuhkan kecurigaan melalui potongan-potongan informasi kecil,” pungkasnya pada Jumat (27/6/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *