Agam – Pemerintah Kabupaten Agam bergerak cepat merespons potensi ancaman banjir bandang susulan di wilayahnya. Bupati Agam, Benni Warlis, pada Rabu (31/12) langsung meninjau sumber banjir bandang Batang Aia Muaro Pisang yang diduga berasal dari Kelok 28, Kecamatan Matur.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi lanjutan. Benni Warlis melihat langsung kondisi bukit yang longsor dan material longsor yang menutupi hulu Batang Aia Muaro Pisang. Kondisi ini menyebabkan terhambatnya aliran air dan meningkatkan risiko banjir bandang.

Bupati Benni Warlis mengingatkan akan potensi banjir bandang susulan jika curah hujan kembali tinggi. Kondisi bukit yang labil dan potensi longsor susulan menjadi perhatian utama. Material longsor yang belum sepenuhnya terbuka dari aliran sungai juga menjadi perhatian.

Pemkab Agam akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak teknis untuk memantau dan mengecek lokasi secara menyeluruh.

Benni Warlis mengatakan, upaya ini bertujuan meminimalisir risiko banjir bandang susulan dan menjaga keselamatan masyarakat. “Upaya ini bertujuan meminimalisir risiko banjir bandang susulan dan menjaga keselamatan masyarakat,” katanya pada Rabu (31/12).

Ia berharap pemantauan intensif dan penanganan terkoordinasi dapat menekan potensi bencana dan meminimalisir dampaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *