Pariaman – Peningkatan signifikan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H mulai terlihat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Pada Sabtu (28/3/2026), tiket rute favorit Padang-Jakarta dilaporkan habis hingga 4 April 2026.

Berdasarkan pantauan dari sejumlah aplikasi online travel agent (OTA), hanya tersisa dua jadwal penerbangan untuk keberangkatan pada 5 April 2026. Kondisi ini sejalan dengan padatnya aktivitas di BIM, yang mencatat lebih dari 30 pergerakan pesawat setiap hari, baik keberangkatan maupun kedatangan.

Rute domestik ke Jakarta mendominasi pergerakan penumpang, meskipun penerbangan internasional seperti Kuala Lumpur dan Singapura juga turut berkontribusi pada peningkatan trafik. Data dari InJourney Airports menunjukkan gelombang kedatangan telah dimulai sejak pagi, dengan penerbangan Super Air Jet dari Jakarta tiba pukul 07.00 WIB, diikuti AirAsia dari Kuala Lumpur pukul 07.35 WIB, serta penerbangan dari Batam dan Yogyakarta.

Untuk keberangkatan, Lion Air menjadi maskapai pertama yang terbang menuju Jakarta pada pukul 06.05 WIB. Maskapai lain seperti Super Air Jet, Citilink Indonesia, Garuda Indonesia, dan AirAsia melayani penumpang secara bergantian sepanjang hari.

Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany, mengatakan bahwa tingginya frekuensi penerbangan mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara. “Pergerakan penerbangan hari ini sangat padat, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, menunjukkan bahwa transportasi udara semakin diminati,” ujarnya pada Sabtu (28/3/2026).

Feni Lindriany mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal ke bandara dan memastikan kembali jadwal penerbangan mereka guna menghindari kendala di tengah tingginya trafik. Ia menambahkan, puncak arus balik diprediksi terjadi pada akhir Maret hingga awal April 2026, dengan Jakarta sebagai tujuan utama. Namun, meningkatnya konektivitas internasional juga turut memperpadat aktivitas di BIM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *