Bengkalis – Bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengajak mahasiswa menanam bibit mangrove di Pantai Prapat Tunggal, Kabupaten Bengkalis, Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini juga mendukung program Green Policing Polda Riau.
Penanaman mangrove ini dilaksanakan saat Irjen Pol Herry Heryawan beserta jajaran menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) di Bengkalis.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Di antaranya Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur, Dirintelkam Polda Riau Kombes Wimboko, Dirbinmas Kombes Eko Budhi Purnomo, Ketua PW Hima Persis Riau Koko Iskandar, Bupati Bengkalis, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, perwakilan kejaksaan, kepala OPD, camat, serta ratusan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam. “Semoga momentum Muswil ini melahirkan gagasan baru, mempererat silaturahmi antar mahasiswa, dan menjadi langkah nyata dalam membangun peradaban hijau di Tanah Melayu yang berkelanjutan,” ujarnya pada Jumat (3/10/2025).
Lebih lanjut, Irjen Herry menjelaskan bahwa gerakan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan lestari, terutama dengan melibatkan aktivis muda yang memiliki nilai keagamaan tinggi.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Green Policing Polda Riau yang berfokus pada penindakan kejahatan lingkungan, edukasi konservasi, gerakan menanam pohon, serta membangun sinergi dengan masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Hima Persis yang telah mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian lingkungan dan hal ini sejalan dengan program Green Policing Polda Riau,” kata Irjen Herry pada Jumat (3/10/2025). Ia menambahkan, “Mahasiswa adalah agen perubahan, dengan idealisme, intelektualitas, dan kritisisme yang bisa merancang solusi untuk transformasi masyarakat.”
Kegiatan diakhiri dengan penanaman mangrove secara simbolis yang diikuti oleh Kapolda Riau, mahasiswa, serta unsur pemerintah daerah.











