Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan yang menimpa cucu mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa rapat yang digelar pada Rabu (1/10/2025) juga membahas upaya perbaikan sistem dan tata kelola program MBG. “Ya, kami mohon maaf atas hal itu. Rapat yang digelar hari ini juga bertujuan untuk memperbaiki sistem dan tata kelola agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta.

Mahfud MD sebelumnya mengungkapkan bahwa cucunya menjadi korban keracunan program MBG di Yogyakarta, bersama dengan kerabat lainnya.

Mahfud MD menuturkan, salah satu cucunya harus dirawat inap selama empat hari di rumah sakit akibat muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan dari program MBG. “Cucu saya juga keracunan MBG di Jogja, cucu ponakan. Ponakan saya punya anak, namanya Iksan. Satu kelas itu delapan orang langsung muntah-muntah, enam di antaranya cukup parah,” kata Mahfud, Kamis (2/10/2025).

BGN menegaskan tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis. Dadan menambahkan, langkah korektif akan segera diterapkan untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan aman dan layak konsumsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *