Jakarta – Partai NasDem merespons isu tak sedap yang menerpa dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach. Kedua politisi tersebut menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai spekulasi yang beredar luas.

Isu ini bermula dari insiden penjarahan rumah Ahmad Sahroni saat demonstrasi pada Agustus 2025. Namun, perhatian publik kemudian beralih pada berbagai isu miring yang menyeret nama Sahroni dan Urbach.

Salah satu isu yang berkembang adalah dugaan mengenai latar belakang Ahmad Sahroni. Ia dikabarkan memiliki koneksi dengan tokoh penting yang memuluskan kariernya di dunia politik. Bahkan, muncul spekulasi mengenai orientasi seksualnya, meskipun tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.

Isu terbaru yang memicu kehebohan adalah video yang diunggah oleh kanal YouTube Twins Trending. Video tersebut menarasikan adanya hubungan khusus antara Nafa Urbach dan Ahmad Sahroni. Narasi ini semakin berkembang setelah muncul klaim bahwa bukti hubungan keduanya ditemukan dalam sebuah flashdisk putih milik Ahmad Sahroni. Video berdurasi 7 menit itu disebut-sebut berisi rekaman viral keduanya.

Bersamaan dengan itu, beredar rumor bahwa Ahmad Sahroni tengah mencari sebuah flashdisk berwarna putih. Publik pun berspekulasi bahwa flashdisk tersebut berisi konten penting, yang kemudian dikaitkan dengan opini tentang video viral dirinya dan Nafa Urbach.

Menanggapi isu yang beredar, Ketua Fraksi Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, memberikan keterangan resmi. Ia menegaskan bahwa partainya tidak akan mentolerir informasi yang tidak kredibel.

Viktor menjelaskan bahwa kabar yang beredar tersebut adalah disinformasi. Ia menyebutkan bahwa akun X (sebelumnya Twitter) bernama @sahroni_berdikari adalah akun palsu yang tidak terkait dengan Ahmad Sahroni. Akun tersebut diduga sengaja menyebarkan konten provokatif dan menyesatkan dengan memanfaatkan momentum isu penonaktifan Sahroni dari DPR RI.

Menurut Viktor, informasi yang disebarkan bukan hanya pencatutan nama, melainkan upaya terencana untuk menciptakan keresahan publik dan mendiskreditkan Ahmad Sahroni. “Kami tidak akan diam dengan narasi akal-akalan netizen yang tengah berada di ranah publik tentang kadernya tersebut,” tegas Viktor dalam pernyataan resminya pada Jumat (27/6/2025). Ia menambahkan, narasi yang beredar di publik terkait video viral dan flashdisk putih hanyalah “akal-akalan netizen” atau hoax.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang simpang siur dan mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima berita yang belum terverifikasi, terutama yang berasal dari sumber yang tidak jelas di media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *