Padang – Ajang Gatsby Nasional Barber League 2026 yang digelar Minang Barber Association (MBA) di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kamis (21/5/2026), berlangsung semarak dan mencatat antusiasme peserta tertinggi sepanjang rangkaian tur tingkat regional tahun ketiga itu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, didampingi Asisten Administrasi Umum Corri Saidan dan Kadis Pariwisata Yenni Yuliza.

Sebanyak 300 peserta dari sembilan kota di Indonesia, seperti Banjarmasin, Makassar, Pontianak, Padang, dan Medan, mengikuti ajang itu.

Fadly Amran mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi panitia dan sponsor yang telah mengadakan kegiatan seperti ini di Kota Padang, dan kami merasa ini sangat pas dengan sarana yang kita punya hari ini, yakni youth center sebagai tempat di mana kreativitas berlangsung,” ujar Fadly di Padang, Kamis (21/5/2026).

Ia menegaskan komitmen Pemko Padang untuk terus mendukung kegiatan serupa setiap tahun guna memperluas ruang bagi para pekerja kreatif.

Ketua Panitia Gatsby Nasional Barber League, Rio Yulindo, mengatakan Padang menjadi kota ketujuh dalam rangkaian tur tahun ini. “Kota Padang merupakan kota ketujuh dalam tour ini, dan menjadi kota yang paling ramai dari segi antusias peserta workshop maupun pertandingan. Dari 300 peserta yang hadir, sebanyak 80 peserta mengikuti battle competition. Ini merupakan jumlah peserta terbanyak selama tour berlangsung,” kata Rio di Padang, Kamis (21/5/2026).

Ajang ini juga menghadirkan pembicara kelas dunia, termasuk barber pribadi David Beckham, Fabio Marques dari Portugal, serta praktisi profesional dari Singapura, Malaysia, Bali, dan Kediri.

Kompetisi ini menjadi batu loncatan bagi para peserta. Pemenang di Padang akan melaju ke tingkat nasional di Jakarta. Juara nasional nantinya akan diberangkatkan ke Jepang untuk menimba ilmu di akademi barber, sebelum akhirnya berkompetisi di tingkat dunia di Bali.

Penyelenggaraan kegiatan ini dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mendorong ekonomi kreatif dan mendukung target menjadikan Padang sebagai kota gastronomi dunia di bawah pengakuan UNESCO.

Pemko Padang berharap sinergi ini dapat memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *