Bukittinggi – Program Zakat Otomotif (Z-AUTO) diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di sektor usaha bengkel dan otomotif. Peresmian program ini dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, pada Rabu (9/7/2025) di Aula Kantor Baznas Bukittinggi.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Bukittinggi, Amar Antoni, Camat Guguak Panjang, serta Lurah Tengah Sawah. Kegiatan ini menandai komitmen Baznas dalam pengelolaan zakat yang produktif dan transparan untuk pemberdayaan ekonomi umat.

Ibnu Asis mengapresiasi inovasi Baznas dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat, termasuk dukungan pendidikan hingga ke luar negeri. “Zakat yang dikelola secara amanah akan membawa berkah dan perubahan besar. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk mencetak generasi cerdas dan mandiri, yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya pada Rabu (9/7/2025).

Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Edi Syahmian, menjelaskan bahwa total zakat yang disalurkan mencapai Rp558.600.000 kepada 198 mustahik melalui berbagai program unggulan. Program-program tersebut meliputi Bukittinggi Cerdas (bantuan pendidikan) untuk 32 orang, Bukittinggi Makmur (modal usaha) untuk 50 orang, Bukittinggi Peduli (biaya hidup) untuk 34 orang, Bukittinggi Sehat (bantuan anak stunting) untuk 52 orang, Bukittinggi Sehat (bantuan pengobatan) untuk 5 orang, dan Bukittinggi Taqwa (bantuan pendidikan ke Mesir) untuk 10 orang.

Edi Syahmian menambahkan, puncak acara adalah peluncuran resmi Program Z-AUTO, di mana 15 mustahik dari Program Bukittinggi Makmur menerima bantuan modal masing-masing senilai Rp20 juta, dengan total anggaran Rp300 juta.

Lebih lanjut, Edi Syahmian menjelaskan bahwa Z-AUTO lebih dari sekadar bantuan alat kerja. “Program Z-AUTO dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di sektor otomotif. Ini bukan hanya tentang alat kerja, tapi tentang membuka jalan usaha dan kemandirian,” terangnya pada Rabu (9/7/2025). Program ini diharapkan dapat menjadi simbol kemandirian ekonomi umat di Kota Bukittinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *