PADANG – Pemerintah Kota Padang terus berupaya mewujudkan pendidikan inklusif dan merata bagi seluruh siswa. Bentuk komitmen tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) secara gratis kepada ribuan siswa SD dan SMP.

Walikota Padang, Fadly Amran, secara simbolis menyerahkan LKS kepada puluhan siswa SMPN 25 Padang pada Selasa pagi (22/7). Fadly mengatakan, program ini merupakan realisasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara di bidang pendidikan. “Alhamdulillah, hari ini kita selesaikan seluruh aktivasi Progul Padang Juara yang berkaitan dengan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini bukti bahwa Pemko Padang hadir untuk rakyat,” ujarnya dalam sambutannya.

Menurutnya, program ini bukan hanya sekadar pembagian LKS, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah kota untuk menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif dan merata, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Sejak awal memimpin bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir, pendidikan menjadi salah satu pilar utama program kerja mereka. Sebelumnya, Pemko Padang telah meluncurkan program seragam gratis pada 11 Juli 2025. Kini, giliran LKS yang digratiskan agar siswa bisa belajar tanpa terbebani biaya tambahan.

Fadly menegaskan, Pemko Padang bertekad memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak di kota ini untuk mendapatkan pendidikan layak, tanpa terhalang persoalan ekonomi. Ia berharap langkah ini mendapat dukungan masyarakat dan keberkahan dari Allah SWT. “Mudah-mudahan niat baik kita ini menjadi amal jariyah dan meringankan beban para orang tua siswa,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa program LKS gratis ini menyasar lebih dari 12.000 siswa SD dan SMP di Kota Padang. Mereka yang menerima manfaat adalah siswa yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Yopi Krislova merincikan, sebanyak 6.272 siswa SD dan 5.647 siswa SMP akan menerima LKS gratis ini. “Total anggaran untuk program ini mencapai Rp2,1 miliar dari APBD Kota Padang,” jelas Yopi pada Selasa (22/7).

Program ini merupakan salah satu strategi Pemko Padang dalam menekan angka putus sekolah dan mendukung Pendidikan Gratis di Padang secara lebih menyeluruh. Dengan pembagian LKS dan seragam gratis, diharapkan tidak ada lagi anak-anak Kota Padang yang tertinggal hanya karena masalah biaya.

Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk kalangan orang tua siswa yang merasa terbantu di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit. Selain meringankan beban, program ini juga mempertegas posisi Pemko Padang sebagai pemerintah daerah yang berpihak kepada pendidikan masyarakat miskin dan rentan.

Dengan langkah ini, Pemko Padang semakin memantapkan langkah menuju visi Padang Juara, yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *