Serang – Laga lanjutan BRI Super League antara Persita Tangerang dan Semen Padang FC yang seharusnya digelar di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, pada Minggu (31/8/2025) malam, urung dilaksanakan. Polda Banten tidak memberikan izin keramaian menjadi penyebab utama penundaan tersebut.

Keputusan penundaan ini tertuang dalam surat rekomendasi bernomor B/3568/VIII/PAM.3.3/2025/Roops yang ditandatangani oleh Kepala Biro Operasi Polda Banten, Kombes Pol Yopie Girianto Putro, pada Sabtu (30/8/2025).

Kombes Pol Yopie Girianto Putro dalam surat rekomendasi tersebut menjelaskan alasan penolakan izin. “Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten masih rawan akibat adanya aksi unjuk rasa susulan di Jakarta,” tegasnya dalam surat tersebut pada Sabtu (30/8/2025).

Surat rekomendasi tersebut juga merujuk pada permohonan dukungan pengamanan laga melawan Semen Padang yang diajukan oleh panitia pelaksana Persita FC. Namun, berdasarkan hasil analisa intelijen dan perkembangan situasi, Polda Banten memutuskan untuk tidak mengeluarkan izin keamanan untuk pertandingan tersebut.

Penundaan laga ini juga diumumkan oleh Semen Padang FC melalui akun Instagramnya pada Sabtu (30/8/2025). “Berdasarkan surat yang diterima dari @ileague.id terkait laga Persita vs SPFC, maka telah diputuskan bahwa laga tersebut ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Hal ini berkaitan dengan tidak kondusifnya kondisi yang terjadi saat ini,” tulis pihak klub.

Sebelumnya, pertandingan antara Semen Padang dan Persita Tangerang direncanakan akan digelar di Stadion Arena Indomilk. Namun, panitia kemudian mengubah jadwal dan memindahkannya ke Banten International Stadium. “Merujuk pada situasi dan kondisi yang saat ini terjadi di wilayah Jabodetabek, maka pertandingan antara Persita melawan Semen Padang FC (31/8/2025) resmi berpindah ke Banten International Stadium dan digelar tanpa kehadiran penonton,” tulis akun Semen Padang FC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *