Pekanbaru – PSMS Medan akan menghadapi PSPS Pekanbaru dalam laga lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2025/2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Sabtu (20/9/2025) pukul 15.30 WIB. Namun, tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut harus kehilangan striker andalannya, Felipe Cadenazzi.
Absennya Cadenazzi menjadi tantangan tersendiri bagi PSMS Medan yang berambisi mencuri poin di kandang PSPS Pekanbaru. Cedera yang belum pulih memaksa penyerang asal Argentina tersebut absen, sehingga PSMS hanya membawa 21 pemain ke Pekanbaru.
Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi, mengungkapkan bahwa ketidakhadiran Felipe Cadenazzi disebabkan oleh cedera. “Felipe Cadenazzi tidak dibawa karena masih cedera. Kita hanya bawa 21 pemain saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru,” ungkapnya dalam konferensi pers di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (19/9/2025).
Absennya Cadenazzi tentu menjadi kerugian bagi PSMS Medan, mengingat perannya yang sangat vital di lini depan sejak pramusim. Meski demikian, Kas Hartadi tetap menunjukkan optimisme terhadap kekuatan timnya.
Kas Hartadi pada Jumat (19/9/2025) menegaskan, timnya memiliki sejumlah pemain yang siap mengisi kekosongan di lini depan. “Ya, ada banyak pemain untuk lini depan seperti Rudiyana, Ficky Barata, dan Rivai. Kita tetap optimis,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kas Hartadi menjelaskan bahwa timnya telah menyiapkan strategi alternatif untuk menghadapi pertandingan tanpa kehadiran Cadenazzi. Ia menekankan pentingnya fokus, kerja sama, dan semangat juang tinggi sebagai kunci utama untuk meraih hasil positif.
“Kita sudah siapkan strategi tanpa Felipe. Yang penting anak-anak tetap fokus, bermain dengan semangat juang tinggi, dan berusaha mencuri poin dari markas PSPS Pekanbaru,” pungkas Kas Hartadi.
Pertandingan antara PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama berambisi meraih kemenangan perdana dan menjaga peluang lolos dari fase grup. Duel klasik Sumatera ini pun semakin dinantikan oleh para pecinta sepak bola. PSPS Pekanbaru sendiri akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri dengan target poin penuh.











