PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memberikan penghargaan pin emas kepada 12 tokoh masyarakat atas kontribusi mereka dalam pembangunan dan kemajuan kota. Penghargaan tersebut diserahkan pada Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, Kamis (7/8/2025).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas dedikasi dan jasa para tokoh di berbagai bidang. Menurutnya, para tokoh tersebut dinilai berjasa dalam memajukan kota, baik di sektor pemerintahan, sosial, budaya, maupun keagamaan.

“Momentum HJK Padang ini kami jadikan ajang untuk memberi penghargaan kepada putra-putri terbaik yang telah bekerja secara nyata dan ikhlas demi kemajuan kota tercinta,” ujar Fadly dalam rapat paripurna istimewa DPRD Padang, Kamis (7/8/2025).

Rapat paripurna istimewa tersebut dihadiri oleh para bupati dari kabupaten se-Sumatera Barat, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Sumbar, serta jajaran Forkopimda, yang menjadikan pemberian penghargaan ini terasa lebih spesial dan sarat makna.

Adapun daftar 12 tokoh yang menerima penghargaan pada HJK Padang ke-356 Tahun 2025 adalah Prof. Phil Gusti Asnan sebagai tokoh di bidang seni budaya dan adat istiadat, Mas Oed Abidin sebagai tokoh agama dan cendekiawan Muslim yang aktif membina masyarakat, Maivita AMG sebagai penggerak di bidang pemberdayaan perempuan, Syafrizal sebagai tokoh sosial yang berkontribusi dalam kegiatan kemasyarakatan, Ilham Akbar sebagai pegiat lingkungan hidup, Ihsan yang aktif di bidang kemanusiaan, Hendra Syahputra sebagai tokoh pemuda dan olahraga, Christine Hakim sebagai penggerak koperasi serta UMKM, Prof. Dr. Elfindri atas kontribusinya dalam bidang pendidikan dan intelektual, Dr. Elfrida Aziz sebagai tokoh bidang kesehatan, Muslim M. Yatim yang berkiprah di bidang kemasyarakatan, dan Hasril Chaniago sebagai tokoh komunikasi dan teknologi informasi.

Fadly berharap penghargaan yang diberikan pada Kamis (7/8/2025) dapat menjadi inspirasi dan pemacu semangat bagi warga Kota Padang untuk turut serta membangun kota, menjaga nilai-nilai gotong royong, serta melestarikan budaya dan identitas lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *