Jakarta – Pemerintah didesak untuk segera merumuskan kebijakan permanen terkait harga tiket pesawat. Hal ini dilakukan agar harga tiket tidak hanya stabil saat musim mudik, namun juga sepanjang tahun.

Pengamat penerbangan Teguh menilai, stimulus musiman yang selama ini diberikan hanya menjadi solusi jangka pendek. Ia mendorong adanya reformasi menyeluruh di sektor penerbangan pada Jumat (27/6/2025).

Reformasi yang dimaksud, menurut Teguh, mencakup efisiensi biaya operasional maskapai, peninjauan harga avtur, pajak, airport charges, hingga penguatan armada nasional dan manajemen bandara.

Teguh menilai skema Public Service Obligation (PSO) relevan untuk diterapkan pada transportasi udara, terutama di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. “PSO terbukti efektif di sektor kereta api dan angkutan perintis,” ujarnya pada Jumat (27/6/2025).

Menurutnya, jika dikelola secara tepat, transparan, dan tepat sasaran, PSO udara dapat menjamin keterjangkauan harga tiket pesawat.

Selain itu, PSO juga dapat menjaga rute penerbangan yang kurang menguntungkan secara komersial, serta membantu maskapai untuk tetap beroperasi.

Dengan pendekatan yang tepat, PSO diharapkan dapat menghidupkan kembali industri penerbangan, meningkatkan load factor, dan memperkuat pemerataan pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *