Tangerang – Maxwell Leadership Indonesia mengambil langkah strategis dalam pengembangan kepemimpinan di Indonesia dengan mengakuisisi GOVOKASi, sebuah platform internship dan experiential learning. Akuisisi ini diumumkan secara resmi oleh Maxwell Leadership Indonesia pada Jumat (27/6/2025).

Selain akuisisi GOVOKASi yang didirikan oleh Stephen Sebastian dan Anjelica Reisa, Maxwell Leadership Indonesia juga menggandeng MD Co (Million Dollar Company) dalam langkah strategis ini. Maxwell Leadership Indonesia juga menunjuk Stephen Sebastian sebagai Chief Transformation Officer (CTO) di Maxwell Corporate Solutions Group.

Founder Maxwell Leadership Indonesia, David Tjokrorahardjo, menyambut baik kolaborasi ini. “Bangga banget, GOVOKASi, MD Co, dan Maxwell Leadership Indonesia secara resmi menjadi satu keluarga besar,” ujarnya saat peresmian di acara Maxwell Mentorship: Awakening The Leader Within You di Mall Alam Sutera, Jumat (27/6/2025).

Faculty Member Maxwell Leadership Indonesia, Merry Riana, turut menegaskan peran strategis GOVOKASi sebagai jembatan bagi anak muda untuk belajar, bekerja, dan mengembangkan diri. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk “KEPO” (Kenali Potensi) dan menjadi “UTANG” (Unggul dan Tangguh).

Merry Riana pada Jumat (27/6/2025) mengatakan, anak muda harus KEPO (Kenali Potensi). “Ini cara mereka untuk bisa mengenali potensi mereka apa, bisa turun ke lapangan untuk lihat teori dan di lapangan berbeda,” katanya.

Merry Riana juga mendorong generasi muda untuk memiliki Mindset juara dan menjadikan kualitas diri sebagai prioritas. Ia menambahkan, “Being average is easy. Kalau mau jadi unggul, harus berpikir kritis untuk mencoba lebih dari orang lain. Always be more than expected, tangguh dan pantang menyerah. Kita harus terbentur, terbentur, baru bisa terbentuk.”

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh ratusan peserta dan dibawakan langsung oleh David Tjokrorahardjo dan Merry Riana. Stephen Sebastian nantinya akan memimpin transformasi organisasi dan mempercepat pengembangan pemimpin di berbagai sektor industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *