PEKANBARU – Suasana haru menyelimuti Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, saat seorang wanita bernama Kristina Siahaan (33) asal Medan, resmi menjadi seorang muslimah. Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat disaksikan ratusan jamaah usai Salat Jumat (29/8/2025).
Ustaz Rubianto dari Muallaf Center An-Nur memandu langsung prosesi pengislaman Kristina. Dengan mengenakan mukena putih, Kristina duduk di depan mimbar khatib dan mengucapkan syahadat dengan suara bergetar serta mata berkaca-kaca.
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah,” ucap Kristina dengan penuh keyakinan. Sontak, ucapan tersebut disambut doa dan takbir dari para jamaah yang hadir.
Kristina, yang lahir di Medan pada 14 Agustus 1992, sebelumnya memeluk agama Kristen Protestan dan berprofesi sebagai wiraswasta. Ia mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada ajaran Islam, terutama ibadah salat lima waktu dan kajian keagamaan, menjadi alasan utama keputusannya untuk memeluk agama Islam.
“Saya masuk Islam karena tertarik dengan ibadah yang dilakukan umat Islam, seperti salat lima waktu dan adanya kajian Islam. Selain itu, saya kagum dengan pakaian muslimah yang cantik, menutup aurat, dan penuh makna,” ungkap Kristina kepada pembimbing mualaf.
Ustaz Rubianto berpesan kepada Kristina untuk istiqamah dalam iman barunya dan tetap menjaga hubungan baik dengan orang tua serta kerabat, meskipun berbeda keyakinan. “Apapun alasannya, jangan pernah keluar dari Islam. Tetap hormati kedua orang tua, jaga silaturahmi dengan keluarga, dan perkuat ibadah,” pesan Rubianto pada Jumat (29/8/2025).
Setelah prosesi pengucapan syahadat, Kristina terlihat terharu dan meneteskan air mata bahagia. Ia juga menerima bingkisan perlengkapan salat lengkap dari Muallaf Center An-Nur. Dijadwalkan, Kristina akan mengikuti bimbingan khusus mualaf pada Minggu (31/8/2025) pukul 16.00 WIB di Masjid Raya An-Nur Pekanbaru.











