Padang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menunjukkan keseriusannya dalam meraih predikat Informatif pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025. Bentuk keseriusan itu diwujudkan dengan mengunjungi langsung Kantor Komisi Informasi (KI) Sumbar pada Rabu (23/7/2025).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Jons Manedi, didampingi Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan, Hamdan. Turut hadir pula Kabag Parhumas dan SDM Jumiati, serta Kasubag Parhumas dan SDM Yusripal Yakub.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor KI Sumbar, Jalan Sisingamangaraja No. 36, Padang, Jons Manedi menyampaikan komitmen KPU Sumbar untuk meraih predikat tertinggi dalam keterbukaan informasi. “Kunjungan ini bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kesiapan kami menuju Monev KIP. Target kami tahun ini jelas: meraih predikat Informatif,” ujarnya saat memberikan keterangan.
Manedi menambahkan, KPU Sumbar siap menjalani seluruh tahapan Monev dan akan terus menjalin komunikasi aktif dengan KI Sumbar sebagai mitra strategis dalam mewujudkan transparansi.
Ketua Monev KIP 2025, Mona Sisca, menyambut baik langkah proaktif yang ditunjukkan KPU Sumbar. Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan kesungguhan badan publik dalam mewujudkan keterbukaan informasi. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran langsung KPU pada Rabu (23/7/2025). Ini menunjukkan bahwa mereka tidak main-main dalam menjalani proses Monev,” kata Mona.
Mona juga mendorong seluruh badan publik di Sumbar untuk aktif berpartisipasi dalam evaluasi keterbukaan informasi. Ia menargetkan setidaknya 30 persen badan publik meraih predikat Informatif tahun ini. “Untuk mencapainya, dibutuhkan kesadaran dan peran aktif pimpinan instansi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mona mengingatkan bahwa keterbukaan informasi bukan hanya sekadar tuntutan regulasi, melainkan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan bebas dari korupsi. “Good and clean governance hanya bisa terwujud jika keterbukaan informasi dijalankan secara konsisten dan serius,” pungkas Mona.











