Padang – Dua siswi SMAN 10 Padang tewas dalam kecelakaan tragis di perlintasan kereta api Jati Koto Panjang, Kota Padang, Kamis (21/8/2025). Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh civitas akademika sekolah.

Salah satu korban, Nabila Khairunisa, diketahui merupakan putri dari Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad. Nabila meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mobil Honda Brio putih yang ditumpanginya bersama enam orang rekannya tertabrak kereta api jurusan Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Alya Azzura, rekan Nabila, sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUP M Djamil Padang. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB.

Lima korban lainnya, yakni Jihan Putri Soan (pengemudi), Adisti, Anisa, Aliya, dan Nayala, selamat dari maut meskipun mengalami luka-luka. Seluruh korban sempat dirawat di RS Yos Sudarso sebelum dipindahkan ke rumah sakit rujukan.

Kapolsek Padang Timur AKP Harmon mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tersebut. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk memastikan detail kejadian pada Kamis (21/8/2025),” ujarnya.

Kepergian dua siswi berprestasi ini secara tiba-tiba menimbulkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan pihak SMAN 10 Padang. Suasana haru menyelimuti sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *