Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap fasilitas publik dengan meluncurkan kampanye #SalingJagaBersama – Jaga Stasiun, Jaga Perjalanan Kita. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga aset bersama.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menyampaikan pada Minggu (31/8/2025) bahwa stasiun merupakan fasilitas publik yang harus dijaga bersama. “Stasiun adalah ruang publik yang kita nikmati bersama. Dengan menjaga kebersihan, menghindari tindakan vandalisme, serta menggunakan fasilitas secara bijak, maka seluruh penumpang dapat merasakan kenyamanan yang sama dalam setiap perjalanan,” katanya.
Reza menjelaskan, beberapa tindakan sederhana dapat dilakukan untuk menciptakan kenyamanan bersama, seperti menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menggunakan fasilitas sesuai fungsinya, menghindari vandalisme, serta mematuhi aturan yang berlaku demi keamanan dan keselamatan.
Reza menambahkan, keselamatan bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi juga seluruh masyarakat. Ia mengingatkan bahwa imbauan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 181, yang melarang aktivitas tanpa izin di ruang manfaat jalur kereta api. Selain itu, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juga melarang tindakan yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi pidana atau denda.
KAI Divre II Sumbar menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, dan fasilitas yang disediakan merupakan wujud pelayanan kepada masyarakat. Namun, manfaatnya akan optimal jika masyarakat aktif berpartisipasi dalam menjaga dan merawatnya.
KAI berharap kampanye ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap stasiun dan jalur kereta api. “Mari kita jaga bersama, Kereta api adalah milik kita semua, sehingga merawatnya berarti menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar Reza pada Minggu (31/8/2025).
Dengan stasiun yang terawat, diharapkan tercipta suasana perjalanan yang lebih nyaman, tertib, dan menyenangkan. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari setiap individu sangat penting agar fasilitas publik ini dapat terus dimanfaatkan dengan baik untuk jangka panjang.
Reza menutup pernyataannya pada Minggu (31/8/2025) dengan mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan stasiun dan keselamatan perjalanan kereta api melalui gerakan #SalingJagaBersama. “Mari kita jadikan stasiun sebagai ruang bersama yang aman, bersih, dan nyaman untuk kita semua,” pungkasnya.











