Batusangkar – Sebanyak 22 anak nagari di Kabupaten Tanah Datar yang memiliki minat dan bakat di bidang keulamaan menerima bantuan zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanah Datar untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah. Program ini merupakan wujud upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyerahkan langsung bantuan zakat tersebut di gedung Indo Jolito pada Jumat (27/6/2025). Dana zakat ini akan digunakan untuk membiayai studi para penerima di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, dan Maroko.

Wabup Ahmad Fadly berharap para penerima beasiswa dapat belajar dengan sungguh-sungguh dan memperkuat ilmu serta iman. “Terlebih dahulu, kami mengucapkan selamat kepada penerima beasiswa dari Baznas Tanah Datar. Kami berharap bantuan ini, dapat digunakan sebaik-baiknya dan jagalah nama baik daerah maupun negara selama berada disana,” ujarnya pada Jumat (27/6/2025).

Ahmad Fadly menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam menuntut ilmu di perguruan tinggi. Program kaderisasi ulama ke Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, dan Maroko ini adalah salah satu buktinya. “Program ini, bukanlah sekedar studi keluar Negeri tetapi investasi jangka panjang untuk masyarakat. Tentunya, momen sebagai gambaran setiap dana yang terkumpul di Baznas Tanah Datar tersalurkan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Tanah Datar, Yasmansyah, menjelaskan bahwa 22 penerima manfaat telah melalui proses verifikasi hingga ke tempat tinggal masing-masing. Ia juga menyebutkan bahwa program ini merupakan arahan dari Baznas Provinsi hingga Baznas RI yang disinkronisasikan dengan Pemerintah Daerah dan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Tanah Datar.

Yasmansyah berpesan kepada para penerima beasiswa untuk meluruskan niat dalam menimba ilmu di Kairo, Mesir, dan Maroko. “Inilah 22 orang dari berbagai Nagari yang terjaring pada program kaderisasi ulama Baznas Tanah Datar. Kami berpesan selalu luruskan niat, semata-mata menimba ilmu di Kairo, Mesir dan Maroko dengan keseluruhan dana sebanyak Rp.165 juta,” pungkasnya pada Jumat (27/6/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *