MALANG – Ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI). Kegiatan tahunan ini berlangsung di Malang pada Kamis (7/8/2025).
Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Pindo) Dr. Syofiani, M. Pd., dan Ka. Prodi Pindo S-1 Rio Rinaldi, M. Pd., turut hadir dalam acara tersebut. Seminar internasional ini mengusung tajuk “Pengembangan Kreativitas dan Inovasi Program Studi PBSI untuk Penguatan Literasi dan Internasionalisasi Bahasa Indonesia”. Sebanyak 306 peserta yang terdiri atas seluruh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia se-Indonesia serta para dosen yang diutus oleh masing-masing perguruan tinggi turut berpartisipasi.
Dr. Syofiani, M. Pd., dari Universitas Bung Hatta, mempresentasikan materi dengan judul makalah “Penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) pada Pembelajaran IPAS di Kelas VI SD Negeri 05 Kapalo Koto Padang” bersama Dr. Yetty Morelent, M. Hum., dan Nilam Edni Juliani. Dalam paparannya, ia menjelaskan tentang penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas VI SD Negeri 05 Kapalo Koto serta dampaknya terhadap pemahaman peserta didik. Pendekatan TaRL berfokus pada kemampuan aktual peserta didik dan memfasilitasi pembelajaran yang relevan sesuai dengan tingkat pemahaman mereka. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Hasil asesmen awal digunakan untuk mengelompokkan peserta didik ke dalam kategori kemampuan pemula, sedang, dan tinggi.
Pembelajaran dilaksanakan dengan model Project-based Learning (PjBL) menggunakan modul ajar yang berdiferensiasi dan media pembelajaran inovatif seperti galaksi mini dari tutup botol dan video YouTube. Asesmen formatif disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik untuk memantau pemahaman mereka. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai dan perubahan kategori kemampuan peserta didik setelah penerapan TaRL. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan individu peserta didik, menutup kesenjangan belajar, dan meningkatkan hasil belajar secara keseluruhan.
Sementara itu, Rio Rinaldi bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Bung Hatta, Rinda Usmarlis, menyajikan makalah dengan judul “Komparasi Grafemis Kosakata Desa Aur Cino Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo dan Perbandingannya dengan Bahasa Indonesia”. Dari hasil penelitian, terdapat perbedaan signifikan dalam sistem tulisan antara bahasa daerah desa Desa Aur Cino dengan bahasa Indonesia. Perbedaan ini terutama terlihat pada perubahan bunyi vokal dan konsonan, bentuk kata, penyesuaian fonem, serta kecenderungan tertentu dalam pelafalan yang khas pada bahasa daerah Desa Aur Cino. Selain itu, bahasa daerah di Desa Aur Cino memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi bentuk dan bunyi ujaran. Fenomena grafemis ini dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial, dan budaya masyarakat setempat.
Selain itu, beberapa kosakata lokalitas tersebut memiliki kemiripan sendi bahasa, baik dari segi bentuk yang mengindikasikan adanya keterkaitan antara bahasa daerah desa Aur Cino dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
Sebelum melangsungkan agenda seminar internasional pada Kamis (7/8/2025), diselenggarakan rapat kerja nasional dengan bidang pengembangan sumber daya, penguatan mutu program studi, kerja sama dan kehumasan, penerbitan dan publikasi ilmiah, dan pengembangan usaha.










