Padang – Upaya pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang menerjang Kota Padang pada 27 November 2025 lalu terus bergulir. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk membantu pembangunan hunian tetap (huntap) bagi para korban.

Ketua Kadin Sumbar, Buchari Bachter, menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) sebesar Rp500 juta, sementara sisanya merupakan bantuan dari berbagai pihak, termasuk Kadin Indonesia. “Pihak kaum dari korban bencana banjir bandang telah menyiapkan lahan pembangunan huntap yang berlokasi sekitar 500 meter dari pinggir Sungai Batu Busuak,” ujar Buchari pada Jumat (27/6/2025).

Huntap akan dibangun di kawasan Batu Busuak, Kelurahan Kapalo Koto, Padang, di atas lahan seluas 2.000 meter persegi. Sebanyak 10 keluarga korban banjir bandang akan menerima manfaat dari program ini. Hunian yang dibangun bertipe 36 plus, dengan dua kamar dan luas tanah 144 meter.

Dalam proses legal dan teknis pembangunan huntap, Kadin Sumbar menggandeng Pemerintah Kota Padang dan Universitas Andalas. Pembangunan huntap direncanakan dimulai pada pertengahan Januari 2026 dan ditargetkan selesai pada pertengahan Maret atau sebelum Hari Raya Idulfitri.

Proyek ini diperkirakan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 50 hingga 100 orang, dengan prioritas utama diberikan kepada tenaga lokal, terutama dari keluarga korban bencana. Kadin Sumbar melibatkan berbagai pihak dalam pengawasan dan evaluasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan layak huni.

Selain dengan kaum pemilik lahan, Buchari menjelaskan, pihaknya juga bekerja sama dengan Pemko Padang, Universitas Andalas, dan PT Semen Padang agar direncanakan dan diawasi bersama-sama. Kadin Sumbar juga berencana membuat program pemulihan ekonomi korban bencana berbasis pertanian dan UMKM, bekerja sama dengan Unand dan pihak terkait lainnya.

Sebelumnya, pada Rabu (24/12), Buchari Bachter telah mengunjungi unit contoh rumah tipe 36 plus yang menggunakan material Sepablock produksi PT Semen Padang. Kunjungan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Perkim Kota Padang dan perwakilan PT Semen Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *