Bogor – SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School di Bogor, Jawa Barat, kini menjadi sorotan setelah terpilih menjadi salah satu dari 12 sekolah di Indonesia yang bertransformasi menjadi Sekolah Garuda. Orang tua siswa menyambut baik program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini.

Bondan Respati, salah satu orang tua siswa SMA Cahaya Rancamaya, pada Jumat (27/6/2025) menyampaikan antusiasmenya terhadap program Sekolah Garuda. “Ini angin segar bagi dunia pendidikan. Harapannya, dengan adanya Sekolah Garuda Transformasi ini, anak-anak kami bisa mendapatkan fasilitas, bimbingan, dan beasiswa untuk bisa berkuliah di luar negeri,” ujarnya.

Bondan menambahkan, para orang tua siswa menyambut gembira pengenalan program ini dan menaruh harapan besar agar program yang termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo ini menjadi langkah awal menuju Generasi Indonesia Emas 2045. Ia berharap, “Semoga Sekolah Garuda bisa mewujudkan cita-cita anak-anak kami sesuai minat dan bakat siswa, baik di bidang sains, teknologi, akademik, maupun praktik.”

Kepala Sekolah SMA Cahaya Rancamaya, Sandra Susanto menjelaskan, transformasi menjadi Sekolah Garuda tidak akan mengubah sistem pembelajaran yang sudah ada, melainkan memberikan penguatan di berbagai aspek. Sandra menerangkan pada Jumat (27/6/2025) bahwa, “Ada penguatan di bidang IELTS, SAT, dan proyek kolaboratif. Siswa juga dilatih membuat portofolio, menulis esai, dan mengikuti kegiatan enrichment lainnya. Karena ini merupakan program tambahan, sifatnya memperkaya.”

Sandra menambahkan, dengan adanya dukungan program ini, guru dan pembina asrama juga dilibatkan untuk memotivasi siswa agar lebih bersemangat mengikuti seluruh kegiatan. Menurutnya, pendekatan ini akan memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan yang menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun karakter.

Sandra juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto atas inisiasi program Sekolah Garuda sebagai upaya mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang sains dan teknologi. Ia menilai program ini strategis dalam mencetak talenta unggul yang memiliki daya saing global. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah mewujudkan program ini. Sekolah Garuda memberi harapan besar bagi siswa, orang tua, dan guru agar anak-anak Indonesia bisa berkuliah di universitas-universitas terbaik dunia,” tuturnya.

Program Sekolah Garuda sendiri merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto yang diharapkan mampu membuka jalan bagi anak-anak berbakat dari seluruh penjuru negeri untuk menembus kampus-kampus terbaik dunia.

Selain SMA Cahaya Rancamaya, terdapat 11 sekolah lain di seluruh Indonesia yang juga bertransformasi menjadi Sekolah Garuda, antara lain SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, SMAN 10 Fajar Harapan Aceh, SMA Unggul Del Siborong-borong Sumatera Utara, dan MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Program ini juga diterapkan di SMA Taruna Nusantara Magelang, SMA Pradita Dirgantara Boyolali, SMAN 10 Samarinda, SMAN Banua BBS Kalimantan Selatan, MAN Insan Cendekia Gorontalo, SMAN Siwalima Ambon, dan SMA Averos Sorong Papua Barat Daya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *