PADANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Divre II Sumbar) menggelar aksi bersih-bersih lintas rel dan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di Stasiun Indarung dan petak jalan Stasiun Indarung-Pauhlima, Rabu (9/7/2024). Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud komitmen BUMN untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan seluruh pekerja KAI Divre II Sumbar, mulai dari staf hingga manajemen. Mereka bergotong royong membersihkan area rel dari sampah rumah tangga dan sisa tumpahan semen/klinker yang berpotensi mengganggu keselamatan operasional kereta api. Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api juga diberikan edukasi dan imbauan untuk tidak membuang sampah atau melakukan aktivitas di jalur rel yang dapat membahayakan keselamatan.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan. Hal itu disampaikannya saat safety briefing sebelum kegiatan dilaksanakan. “Sebagai penyedia transportasi publik berbasis rel, KAI tidak hanya fokus pada kelancaran perjalanan kereta api, tetapi juga peduli terhadap keselamatan masyarakat dan kebersihan lingkungan sekitar rel,” ungkapnya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan strategi perusahaan untuk memperkuat nilai-nilai ESG (Environmental, Social, Governance), meningkatkan keterlibatan masyarakat (community engagement), dan memastikan transportasi publik yang aman, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Reza juga mengatakan pada Rabu (9/7/2024), “KAI meyakini bahwa lingkungan yang bersih dan lintasan yang aman adalah fondasi utama dalam mendukung operasional kereta api yang andal dan berkelanjutan. Oleh karena itu, aksi bersih-bersih lintas ini tidak hanya bertujuan estetis, tetapi juga fungsional dalam mengurangi potensi gangguan perjalanan kereta api akibat material asing di jalur.”

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah, tidak melakukan aktivitas apapun di jalur KA, waspada terhadap potensi bahaya di sekitar perlintasan sebidang, serta tidak melakukan kegiatan vandalisme seperti pelemparan KA.

Reza menutup dengan mengatakan, “Dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen menjaga lingkungan, meningkatkan keselamatan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa kereta api.” Kegiatan ini selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional dalam program Asta Cita, khususnya dalam hal peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat, serta mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *