Padang – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, Pemerintah Kota Padang menggelar Dakwah Sarumpun yang menghadirkan ulama dari tiga negara. Kegiatan keagamaan berskala internasional ini diharapkan menjadi momentum refleksi spiritual.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahmah pada Jumat (8/8/2025), menghadirkan Ustadz Ristawardi dari Indonesia, Ustadz Nuzhan Halim dari Singapura, dan Ustadz Elyas Ismail dari Malaysia sebagai penceramah.
Wali Kota Padang Fadly Amran, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir, menyampaikan bahwa Dakwah Sarumpun menjadi wadah silaturahmi dan refleksi spiritual dalam semangat kebudayaan Melayu Islam.
Fadly Amran yang baru dilantik sebagai Ketua DMDI Sumbar mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah awal dari DMDI. “Ini adalah gerakan awal dari DMDI dengan menghadirkan ustadz dari negara-negara sahabat. Ke depan, kita juga akan mengirimkan ustadz dari Padang untuk berdakwah ke negara-negara anggota DMDI, yang berjumlah sekitar 22 negara,” ujarnya.
Presiden DMDI Tun Seri Setia Mohd Ali Rustam turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan serumpun ini oleh Wali Kota Padang pada hari pertama pelantikannya.
“Ini langkah awal yang sangat baik. Semoga kegiatan ini mempererat silaturahmi antara masyarakat Melayu dan umat Islam di seluruh dunia, dan Kota Padang menjadi pusat pertemuan tahunan bagi para pendakwah dari berbagai untuk berbagi ilmu demi membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi umat,” pungkasnya pada Jumat (8/8/2025).
Peringatan HJK Padang ke-356 Tahun yang mengusung tagline “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City,” berlangsung dari 3 hingga 10 Agustus 2025.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kanan Penjaga Misi Khas Kamboja, Tuan Yang Terutama (TYT) Neak Okhna Datuk Dr. Othman Hassan, Ketua Dekranasda Sumbar Ny. Harneli Mahyeldi, Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Fauzi Bahar, serta tamu undangan lainnya.











